Bentrok di Timika, Dua Rumah Dibakar

Bagikan Bagikan
SAPA (TIMIKA) - Bentrok antar kelompok warga kembali terjadi di Timika pada Selasa (24/5) sekitar pukul 15.30 WIT. Akibat bentrokkan ini, dua rumah milik warga dibakar.

Bentrokan yang terjadi diantara Jalan Busiri dan Sam Ratulangi ini dipicu kasus pengeroyokan yang menimpa Tibe dan Yunus yang dilakukan sekelompok warga pada Senin (23/5) sore di Jalan Busiri Ujung.

 
Akibat pengeroyokan ini, ratusan warga dari Jalan Sam Ratulangi pada Selasa (24/5) siang melakukan pertemuan dengan Kapolres Mimika AKBP H. Yustanto Mujiharso, SIK.,M.Si di Gedung Tongkongan.

Dalam pertemuan itu, massa meminta pihak kepolisian untuk segera menangkap pelaku pengeroyokan yang sudah diketahui keberadaan dan tempat tinggalnya. Menanggapi permintaan warga, Kapolres mengatakan, setelah pertemuan ini pihaknya akan segera menangkap para pelaku. Namun, pasca pertemuan tersebut ratusan warga yang tidak puas mencoba mendatangi rumah pelaku di Jalan Busiri Ujung.

Akibatnya, sempat terjadi ketegangan yang menimbulkan emosi warga lainnya dari Jalan Busiri dan Jalan Pattimura yang menyebabkan warga dari dua jalan tersebut melakukan pemalangan ruas Jalan Budi Utomo.

 Aparat kepolisian kemudian melakukan upaya persuasif terhadap dua kelompok warga ini. Namun, diantara Jalan Busiri dan Sam Ratulangi kedua kelompok warga sudah terlibat saling serang dengan menggunakan panah wayer dan senjata rakitan. 


Akibat bentrokkan ini, dua rumah warga milik Daniel Pali (49) dan Yohanis Limbongan (48) yang berada di belakang Gedung Tongkonan dibakar salah satu kelompok warga. 

Selain membakar dua rumah, kelompok warga ini juga merusak rumah milik Matius Pali (51). Bentrokkan ini juga mengakibatkan puluhan warga terluka, dan harus dilarikan ke klinik terdekat. 


Menurut Matius Pali (51) kepada Salam Papua di lokasi kejadian mengatakan bahwa, para pelaku yang berjumlah sekitar 10 orang, sambil menyerang ke arah Jalan Sam Ratulangi, warga tersebut juga merusak dan membakar rumah warga.

“Mereka bakarnya pakai bensin, bensin diambil dari motor, karena tadi ada motor didepan rumah mereka rusak dan ambil bensinnya. Bahkan motor itu juga ikut dibakar,” terang Matius. 


Bentrokkan berakhir setelah puluhan personil Brimob Yon B Timika dan Dalmas Polres Mimika diterjunkan ke lokasi bentrok. 

Hingga pukul 20.00 WIT, situasi dilokasi bentrok sudah berangsur kondusif. Sementara itu untuk mengantisipasi bentrok susulan dari kedua belah pihak, ratusan personil gabungan dari kepolisian dan TNI disiagakan di sejumlah titik kumpul warga. (Saldi Hermanto)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment