Kepala Daerah Harus Manfaatkan Dana Gerbangmas

Bagikan Bagikan
SAPA (SORENDIWERI) – Bupati dan Wali Kota se Papua dihimbau memanfaatkan program Gerbangmas secara maksimal, karena akan berdampak positif untuk memberdayakan ibu dan anak di kampung-kampung.

“Khusus Supiori jika tak salah merupakan yang pertama menerima program Gerbangmas Hasrat Papua. Saya tidak tahu apakah ini jalan atau tidak, saya berharap Bupati Supiori yang baru manfaatkan dana ini khususnya dalam memberdayakan ibu dan anak,” kata Gubernur Papua Lukas Enembe di Sorendiweri, Supiori, Rabu (24/5).

Gubernur mengatakan selain dana Gerbangmas, seluruh kampung di Papua akan mendapat kucuran anggaran program Prospek dan Dana Desa yang totalnya mencapai Rp 1,2 miliar per kampung. Diharapkan dana tersebut, benar-benar tersalurkan dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk keperluan peningkatan kesejahteraan maupun perekonomian masyarakat di kampung.

“Makanya agar penggunaan dana yang besar ini tepat sasaran, saya minta aparat kampung setempat juga mesti dibina dengan baik. Sebisa mungkin diikutkan pelatihan sehingga mereka memahami tugas serta peruntukan dananya,”jelasnya.

Gubernur juga menyinggung kebijakan pembagian dana Otsus 80 persen ke kabupaten/kota, Lukas mengatakan tetap melanjutkan dengan pertimbangan seluruh masyarakat asli Papua sebagian besar tinggal di kampung-kampung.

Meski begitu, Gubernur menyatakan bakal segera membentuk tim gabungan untuk melakukan evaluasi pengunaan dana Otsus 2013-2015.

“Kita kebijakan anggaran sudah jelas bahwa 80 persen ke kabupaten. Kita akan lanjutkan program ini sampai 2018. Namun akan dievaluasi oleh tim yang nanti saya bentuk,”terangnya.

Tim ini juga akan memeriksa apakah dana Otsus yang digunakan sesuai Juknis atau tidak. Tim juga dipimpin Sekda yang didalamnya dari DPRP, Kepolisian, tentara, kejaksaan serta pihak terkait lain yang akan melakukan evaluasi secara menyeluruh.

Ditambahkan, Pemprov Papua bakal melakukan penambahan 10 persen dari pendapatan dalam APBD yang akan diperuntukan untuk pendampingan dana desa. “Karena itu, saya harap bupati bisa mensinergikan setiap kegiatan dengan provinsi sehingga setiap program yang ditujukan ke kampung, nantinya tak tumpang tindah. Tetapi berjalan selaras antara kabupaten dengan provinsi,” tandasnya. (maria fabiola)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment