DAK dan DAU Diprediksi Kembali ke Kas Negara

Bagikan Bagikan
SAPA (TIMIKA) - Mantan Ketua Komisi C DPRD Mimika M Nurman S Karupukaro mengatakan, akibat keterlambatan pleno penetapan keanggotaan DPRD Mimika membuat anggaran yang bersumber dari negara, seperti Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) sebagian besar akan dikembalikan ke kas negara.

"DAU dan DAK pasti akan kembali ke kas negara, karena waktu tidak cukup," kata Nurman kepada wartawan dikantor DPRD Mimika jalan Cenderawasih, Selasa (25/4).

Nurman menjelaskan, akibat keterlambatan pembahasan dan penetapan APBD 2017, maka akan berdampak kepada tahapan-tahapan hingga proses pengerjaan. Khususnya terhadap masalah proses pelelangan, serta penunjukan panitia pelelangan.

"APBD terlambat ditetapkan, maka proses lelang dan sebagainya juga akan terlambat. Sehingga saya prediksi akan banyak anggaran yang salah sasaran, seperi 2016 kemarin,”ujarnya.

Dirinya mengatakan, ditambah lagi tidak adanya pengawasan dari DPRD Mimika terkait penggunaan anggaran. Dan dalam hal ini khususnya di bidang infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan yang dibidangi Komisi C. 

"Contoh yang dimaksud adalah pekerjaan jalan yang berjalan tanpa ada pembahasan dan pengawasan DPRD. Dan ini akan menjadi temuan oleh BPK,”tuturnya.

Oleh sebab itu. Kata dia, tahun ini dirinya akan memperketat proyek-proyek yang diusulkan oleh eksekutif melalui pembahasan, sampai pelaksanaan pekerjaan. Sehingga tidak ada proyek yang dialihkan ke tempat lain.

"Jadi kita harapkan di 2017 ini, kami akan perketat lagi sampai kepada titik pekerjaan oleh dinas,"ungkapnya. (Ricky Lodar)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar: