ICRC Akan Bantu Penyuluhan Kesehatan di Mimika

Bagikan Bagikan
Yohanis Bassang, SE.M.Si., diapiti oleh Krew dari ICRC dan PMI Mimika usai melakukan pertemuan 
SAPA (TIMIKA) – Internasional Comite  of The Red Cross (ICRC) yang bergerak di bidang pelayanan kesehatan melalui penyuluhan khusus penanganan dan pencegahan terjadinya pelecehan dan kekerasan seksual terhadap kaum perempuan, anak, dan pria, serta penularan penyakit kelamin, akan melayani masyarakat  di Kabupaten Mimika.

Deputy Head of Regional ICRC, Luchas  Marie Piere Haas saat bertemu Wakil Bupati Kabupaten Mimika, Yohanis Bassang, SE.,M.Si menjelaskan, berdasarkan penelitian dan fakta benyaknya kasus kekerasan seksual yang terjadi di Mimika, pihaknya langsung tersentuh dan memilih daerah ini sebagai tempat pengembanan misi kemanusiaan ICRC.

“Dari Pemmerintah Provinsi Papua, kami ditunjuk untuk melakukan pelayanan di Mimika. Ini dikarenakan, di Mimika tergolong rentan terhadap kekerasan seksual terhadap kaum perempuan, baik dewasa mau pun anak-anak,”kata Luchas.

Ia menjelaskan, selain untuk mensosialisasi terkait pencegahan kekerasan seksual terhadap kaum perempuan, ICRC juga akan memberikan bantuan bagi masyarakat eks trauma setelah bebas dari peperangan. Dimana secara tugas dan fungsi dalam pelaksanan tugas ICRC lebih kepada pendekatan individual, dengan cara mensosialisasi terkait pencegahan, pemulihan, dan pendidikan kesehatan diri.

“Dengan bantuan tersebut, diharapkan kejiwaan dari para korban tersebut bisa dipulihkan, dan tidak memiliki niat dendam,”ujarnya.

Ia menerangkan, dalam pelaksanaan tugasnya nanti, ICRC akan bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Timika. Sehingga nantinya, Kantor ICRC akan bergabung bersama PMI Timika. Sampai ada ijin dari Pemkab Mimika untuk melaksanakan tugas. 

“Terimakasih kepada Bapak Wabup, karena sudah luangkan waktu untuk menerima kami. Dan kedatangan kami hanya meminta ijin saja, supaya bisa langsung ambil bagian untuk melayani masyarakat Mimika,”terangnya.

Sementara Wabup Bassang mengatakan, bahwa pada dasarnya Pemkab Mimika menyambut baik setiap lembaga yang ingin berpartisipasi dalam mengembangkan kamjuan masyarakat Mimika, baik bidang kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Namun pihaknya tidak akan mengijinkan, jika lembaga-lembaga tersebut memiliki tujuan terselubung yang bisa merugikan masyarakat Mimika.

 “ICRC ini tentunya sangat bagus dan dibutuhkan di Mimika. Tapi kami tidak ingin jangan sampai ada tujuan terselubung,”tutur Wabup Bassang.

Kata Bassang, sebagai daerah yang sedang berkembang, tentunya Mimika tidak ingin hanya dilihat dari segi pembangunan infrastrukturnya. Tetapi juga kepada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), yang tentunya didukung pada bidang kesehatan dan kesadaran hukum.

“Mudah-mudahan kehadiran  ICRC bisa menambah nilai plus bagi pembangunan di Mimika. Karena daerah ini butuh penanganan khusus pada semua bidang,”ungkapnya. (Acik N)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment