Kampus Biru Cocok Jadi Tujuan Wisata Keluarga

Bagikan Bagikan
Keindahan Pantai di Pulau Kampus Biru
SAPA (TIMIKA) - Wakil Bupati Mimika, Yohanis Bassang, SE MSi melihat adanya potensi wisata pantai di Pulau Kampus Biru, Kampung Atuka, Distrik Mimika Tengah. 

Wabup Bassang mengatakan, Pulau Kampus Biru berpotensi dikembangkan sebagai tempat wisata atau setidaknya menjadi tujuan bersantai keluarga, mengingat jaraknya tidak terlalu jauh dari pelabuhan Poumako Timika. 

Selain itu, Pulau Kampus Biru yang bisa ditempuh sekitar satu jam lebih dari Poumako, juga menyimpan sebuah keunikan dengan adanya sumur air bersih (tawar) di pulau yang dikelilingi air laut. 

"Saya harap kepala kampung, kepala distrik, sudah mulai membenahi tempat ini. Setidaknya ada rumah-rumah atau pondok yang bisa ditempati pengunjung disini," kata Bassang saat berkunjung ke Kampus Biru dalam sebuah kegiatan organisasi, Minggu (23/4). 

Menurut Bassang, jika memungkinkan Dana Desa yang mencapai Rp1,4 miliar dialokasikan untuk memulai pembukaan wisata pantai Kampus Biru. Menurutnya, kepala kampung perlu memanfaatkan segala kesempatan ini untuk mendatangkan retribusi bagi kampung tersebut. 

"Tempat ini bisa mendatangkan keuntungan retribusi desa kalau dikelola secara baik. Bisa tarik karcis bagi pengunjung. Kita harus kreatif dalam bekerja," imbuhnya. 

Menurut Bassang, warga Mimika sejauh ini sangat kesulitan mencari tempat rekreasi untuk bersantai bersama keluarga. Bahkan kolam bekas galian, pinggiran sungai, hingga jalan menuju bandara menjadi sasaran tempat bersantai. 

"Karena itu, kalau ada potensi-potensi wisata harus bisa dikelola. Perlu diawali dari pemerintahan tingkat kampung dan distrik lalu kedepan bisa dikembangkan," kata dia.

Kunjungannya dalam rangka bakti sosial organisasi dipimpinnya ke Pulau Kampus Biru, Bassang sempat berkeliling dan bersantai bersama keluarganya di pantai yang terbentang langsung dari hamparan air laut itu. Ini sekaligus merupakan kunjungan perdananya ke pulau yang dihuni masyarakat Suku Kamoro. 

"Setelah ini, kedepan kita bisa ajak warga lainnya ataupun pemerintah daerah datang kesini. Makanya paling tidak harus ada pondok untuk ditempati. Kalau yang lain sudah tahu, pasti mereka juga datang," katanya. 

Pada kesempatan tersebut, juga hadir Kepala Distrik Mimika Timur Tengah, Moses Yarangga, dan Kepala Kampung Atuka, Blasius Temekaupeyau. (Sp)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment