KPUD Mimika Diminta Tidak Tunda Pleno Anggota DPRD

Bagikan Bagikan
SAPA (TIMIKA) - Mantan wakil Ketua DPRD kabupaten Mimika Yonas Magal meminta kepada Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Mimika untuk tidak lagi menunda pleno anggota DPRD. Pasalnya dengan menunda bahkan membatalkan pleno sama juga membiarkan keadaan Kabupaten Mimika menjadi hancur dan membiarkan masyarakat semakin menderita.

"KPU jangan lagi tunda-tunda pleno untuk menyelamatkan daerah ini dan masyarakat yang menderita saat ini akibat kinerja pemerintah yang asal-asalan," kata Yonas kepada Salam Papua di Kantor DPRD Mimka Jalan Cenderawasih, Kamis (27/4).

Dijelaskan, ketidakhadiran Bawaslu jangan dijadikan alasan untuk tidak melaksanakan pleno. Apabila surat pemberitahuan sudah disampaikan kepada Bawaslu tetapi Bawaslu tidak hadir, maka secara mekanisme pleno masih bisa diselenggarakan untuk menyelamatkan daerah ini. 

"Secara prosedur yang berlaku kan sudah dilakukan, apabila Bawaslu tidak hadir pleno bisa berjalan, kan KPU sudah menyurat. Masyarakat sudah menunggu-nunggu ini karena masyarakat ingin roda pemerintahan berjalan lagi dengan baik dan terkontrol, maka dari itu jangan permainkan rakyat dengan menunda pleno,” tuturnya.

Ia menambahkan, sekarang ini masyarakat mengharapkan untuk segera dilakukan pleno sehingga ada kepastian bahwa akan segera mengakhiri penderitaan ini. KPUD dan Bawaslu harus memahami keadaan yang sedang terjadi di daerah ini. 

"Masyarat sekarang ini sangat gelisah karena tidak ada kepastian untuk memperbaiki pemerintahan dan pembangunan yang terjadi sekarang ini. Masyarakat sangat berharap untuk segera untuk dilaksankan pleno,” ungkapnya. (Ricky Lodar)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment