Polisi Kantongi Identitas Pemanah Warga di Kwamki Narama

Bagikan Bagikan
Kompol I Gede Putra
SAPA (TIMIKA) - Kepolisian Sektor (Polsek) Mimika Baru (Miru) telah mengantongi identitas pelaku penyerangan terhadap salah satu warga di Distrik Kwamki Narama, Temanus Komangal (40), dengan menggunakan panah tradisional pada Rabu (26/4) malam. 

Kapolsek Mimika Baru, Kompol I Gede Putra mengatakan pihaknya tengah melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku yang diduga melepaskan anak panah hingga melukai bagian dada korban. 

“Identitas pelaku sudah kita kantongi dan kita sementara melakukan penyelidikan. Aparat sedang lakukan pengejaran,” kata Kompol I Gede Putra di Pengadilan Negeri (PN) Kota Timika, Jalan Yos Sudarso, Kamis (27/4).

Terkait dengan tindak pidana penganiayaan tersebut, Kapolsek mengatakan pihak korban dalam hal ini keluarga korban telah membuat laporan polisi (LP). Sementara korban Temanus Komangal kini tengah dirawat di Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Caritas.

“Laporannya sudah kita buat, yang membuat laporan dari pihak keluarga korban sendiri, karena korban saat ini masih menjalani perwatan medis,” katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian ini berawal karena adanya dugaan akibat dendam atas peristiwa konflik antar kelompok warga pada tahun 2012 lalu. 

Kejadin ini pertama diketahui oleh saksi Novela Omabak dan ibunya Arora Murib, setelah mendengar informasi jika korban telah diserang dengan anak panah oleh orang tak dikenal sekira pukul 19.25 WIT. 

Mendengar informasi tersebut, salah satu saksi menghubungi pihak keluarga untuk mencari korban sambil melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Petugas jaga Polsek Mimika Baru yang mendapat laporan itu langsung merespon dan mendatangai tempat kejadian perkara (TKP) yang dilaporkan pihak keluarga korban. 

Setibanya di TKP, ternyata korban sudah dibawa ke kediaman Atimus Komangal yang berada di samping kuburan, area sekitar Lanud Timika. Polisi lalu mendapati korban sementara duduk di samping rumah tersebut dalam keadaan terluka dibagian dada.

Belum diketahui motif penyerangan ini. Namun kuat dugaan pelaku atau OTK memiliki dendam dari konflik 2012 terhadap korban. Sementara kondisi korban sampai saat ini dalam keadaan sadar namun masih dalam penanganan pihak medis. (Sp)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment