PUK SPSI Bantah Adanya Intimidasi Karyawan

Bagikan Bagikan
Ilustrasi
SAPA (TIMIKA) - Pimpinan Unit Kerja (PUK) SPKEP SPSI PT Freeport Indonesia (PTFI) membantah adanya intimidasi terhadap karyawan yang tidak ingin tergabung dalam aksi mogok kerja organisasi itu.

Ketua Bidang Organisasi PUK SPKEP SPSI PTFI, Yapet Panggala menegaskan, bahwa aksi mogok kerja oleh serikat pekerja murni merupakan perjuangan atas panggilan hati nurani, tanpa adanya paksaan apalagi intimidasi dalam bentuk apapun.

"Terkait dengan intimidasi atau segala macam, kami juga heran kok ada informasi demikian. Sesunggunya kami tidak melakukan hal itu," kata Yapet Panggalo di Sekretariat PUK SPKEP SPSI PTFI, Jalan Budi Utomo, Minggu (30)4) malam.

Menurut Yapet, rencana aksi mogok kerja menyusul kebijakan sepihak manajemen Freeport memberlakukan program furlough (merumahkan) ribuan pekerjanya, disampaikan dalam bentuk surat imbauan pemberitahuan ke seluruh pekerja.

"Kami murni menyampaikan ini dalam imbaun terkait dengan perjuangan kami saat ini. Kami sama sekali tidak ada perlakuan berupa paksaan, intimidasi dan sebagainya," tegasnya.

Menurut Yapet, justru serikat pekerja akan membagikan bunga dan selebaran dalam aksi damai memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) pada Senin (1/5) besok.

"Kita lihat sendiri begitu banyak pekerja yang bersedia mendukung aksi damai ini. Mereka telah menghadiri pertemuan koordinasi yang kami lakukan di gedung Tongkonan, Jalan Sam Ratulangi," tuturnya.

Sebelumnya, manajemen Freeport mengaku khawatir adanya intimidasi terhadap karyawan yang ingin tetap bekerja tanpa mengikuti aksi mogok kerja. Manajemen juga khawatir jika terjadi benturan di lapangan antar kelompok pekerja yang pro maupun kontra aksi tersebut.

"Tentu ada pekerja kami yang tidak setuju dengan aksi ini. Kami khawatir akan ada masalah di lapangan ketika karyawan yang sedang mogok kerja kembali ke tempat kerja tanpa adanya penegakan disiplin," kata EVP Bidang Human Resources PTFI, Achmad Didit Ardianto. (Sevianto Pakiding)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment