Sidang Sudiro, Sejumlah Perkara Dialihkan

Bagikan Bagikan
Fransiscus Y Babthista
SAPA (TIMIKA) – Proses persidangan perkara dugaan penggelapan iuran keanggotaan PUK SPKEP SPSI PT Freeport Indonesia (PTFI) yang menjerat ketua organisasi tersebut, Sudiro (48), menyebabkan pengalihan terhadap perkara lain yang diagendakan Majelis Hakim pada hari yang sama.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Kota Timika harus mengubah jadwal persidangan lainnya dan terfokus pada perkara yang akan menghadirkan 60an saksi lebih, baik dari penasehat hukum Sudiro maupun dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). 

Humas PN Kota Timika sekaligus Hakim dalam perkara Sudiro, Fransiscus Y Babthista, mengatakan sejumlah perkara yang terlanjur dijadwalkan bersamaan dengan sidang Sudiro setiap hari Kamis, terpaksa dimajukan ke hari Rabu atau sehari sebelumnya. 

Salah satu pertimbangan Majelis Hakim yaitu mengingat perkara Sudiro harus dilakukan pengamanan khusus, kemudian gedung pengadilan harus di sterilkan dari massa, ini menyusul adanya keributan pada beberapa kali persidangan sebelumnya. 

“Setelah kami melihat situasi seperti kemarin itu, kami Majelis Hakim kembali musyawarah, akhirnya untuk perkara yang lain kami alihkan ke hari Rabu supaya tidak terlalu numpuk di hari Kamis,” kata Fransiskus di PN Kota Timika, Kamis (27/4). 

Majelis Hakim, kata Fransiscus, akan kembali berkoordinasi dengan JPU dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Timika untuk mengatur kembali jadwal persidangan di hari Kamis (4/5) pekan depan yang bertepatan dengan sidang Sudiro, dengan lanjutan agenda pemeriksaan saksi. 

“Kami usahakan agar di Kamis depan sudah tidak ada perkara bertabrakan dengan sidang Sudiro. Belum pasti nanti kami sidangkan di hari apa. Kami tunggu koordinasi dengan Kejaksaan,” ujarnya. 

Disamping itu, mewakili Majelis Hakim dirinya menyampaikan apresiasi kepada massa pendukung Sudiro dan semua pihak, dimana persidangan Kamis (27/4) kemarin dapat berlangsung dengan lancar dan kondusif, tidak seperti sidang-sidang sebelumnya. 

“Hari ini (kemarin) kami anggap sidang berjalan dengan baik. Semua bisa menahan diri, masing-masing bisa menjaga keamanan. Kami apresiasi untuk seluruh komponen yang hadir mengikuti persidangan,” katanya.  

Adapun sidang Sudiro dikawal ratusan aparat gabungan TNI dan Polri. Aparat keamanan memasang kawat duri (Barier) untuk menghindari massa pendukung Sudiro mendekat ke lokasi pengadilan. Hanya beberapa perwakilan massa yang diizinkan masuk untuk mengikuti jalannya persidangan. (Sp)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment