Situs Telkomsel Diretas, Ini Komentar Warga Timika

Bagikan Bagikan
Keluhan dari Hacker yang Meretas Website Resmi Telkomsel
SAPA (TIMIKA) – Warga di seluruh tanah air tak terkecuali masyarakat Timika ramai dengan pembahasan soal situs resmi Tekomsel yang diretas Jumat (28/4) pagi. Mereka justru bersyukur karena mengeluhkan mahalnya paket layanan Telkomsel. 

“Dukung sang hacker menjadi wakil rakyat (DPR) media sosial,” kata Aming salah satu warga Mimika, Papua, melalui media sosial Facebook yang dikutip Salam Papua Jumat (28/4) siang kemarin. 

Kebanyakan warga Timika memberi komentar pedas menyangkut mahalnya tarif layanan telekomunikasi yang diberikan provider dari anak perusahaan PT Telkom, salah satu perusahaan di bawah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut. 

“Ternyata bukan Cuma saya saja yang mengeluhkan tarif layanan internet dari Telkomsel. Ternyata ada yang lebih gila lagi,” kata Richard, warga Mimika. 

Selain itu, warga Papua menyebut tarif layanan Telkomsel cukup mencekik masyarakat ekonomi lemah terutama di wilayah Timur Indonesia. Apalagi mengingat Telkomsel menetapkan tarif Papua-Maluku berdasarkan zona wilayah termahal di seluruh Indonesia. 

“Pelanggan Telkomsel di luar Papua saja sudah mengeluh karena tarif yang mahal. Trus kita yang di Papua yang hanya punya satu pilihan yaitu Telkomseldengan zona tarif termahal bisa apa,” tulis Williams Nussy melalui akun Facebooknya. 

Williams berharap, adanya begitu banyak keluhan warga terkait msalah ini bisa menjadi perhatian khusus wakil rakyat khususnya Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP), demi kemajuan dan perkembangan informasi dan komunikasi di tanah Papua. 

“Mudah-mudahan kita punya bapak-bapak di DPR Provinsi bisa baca ini untuk agenda kerja demi perkembangan informasi dan komunikasi di Papua,” tambah Williams Nussy. 

Adapaun situs Telkomsel yang diretas berisi keluhan internet mahal. Situs Telkomsel diubah (deface) oleh peretas bahkan dengan sejumlah kata-kata kasar sebagai bentuk kekesalan mereka. 

Laman resmi Telkomsel www.telkomsel.com hingga Jumat (28/4) malam masih sulit diakses. Telkomsel telah meminta maaf atas kejadian ini yang membuat ketidak nyamanan pelanggan dalam memonitor layanan Telkomsel lewat internet. (Sevianto Pakiding)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment