SPSI Usir SBSI dengan Tidak Terhormat

Bagikan Bagikan
Suasana pertemuan antara Manajemen PTFi dengan Pengurus PUK SP KEP SPSI PTFI di RPH membahas masalah ketenagakerjaan di PTFI
SAPA (TIMIKA) - Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI) diusir secara tidak terhormat oleh Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) dalam pertemuan bersama Pemerintah Kabupaten Mimika dan Manajemen PT Freeport Indonesia yang dilaksanakan di Rimba Papua Hotel, Kamis (27/4).

Pengusiran dilakukan saat salah satu anggota SBSI yang ingin memberikan pendapat saat sedang berlangsungnya pembahasan tuntutan SPSI kepada PTFI. 

Akan tetapi oleh sejumlah pengurus SPSI ditolak dengan meneriaki anggota SBSI bahwa mereka tidak memiliki hak untuk bicara di forum tersebut dan menyuruhnya untuk ke luar dari ruang rapat tersebut.

"Kamu keluar, kamu tidak punya hak untuk bicara disini," teriak sejumlah pengurus SPSI.

Mereka juga mengatakan bahwa SBSI tidak memiliki PKB dan hanya memiliki anggota 300 jangan berlagak. Tidak hanya itu, mereka juga mengeluarkan kata-kata yang tidak seharusnya dikeluarkan dalam pertemuan resmi tersebut.

Anggota SBSI yang hadir beberapa diantaranya diketahui bernama Donal Wally, Yanes Tabuni dan Munir kemudian berdiri dan meninggalkan ruangan dengan kesal karena merasa tidak dianggap, padahal mereka diundang dalam pertemuan tersebut.

"Kami datang karena kami diundang," teriak salah satu anggota SBSI sambil meninggalkan ruang pertemuan. (Anya Fatma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment