Wabup Mimika Tak Ingin Freeport Lakukan PHK dan Furlough

Bagikan Bagikan
Suasana Pertemuan di RPH
SAPA (TIMIKA) - Wakil Bupati (Wabup) Mimika, Yohanis Bassang, mengakui tidak ingin ada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) maupun Furlough bagi pekerja yang diberlakukan oleh PT. Freeport Indonesia (PTFI).

Hal ini disampaikannya dalam pertemuan lanjutan antara Manajemen PTFI dengan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) di Rimba Papua Hotel (RPH), pada Sabtu (29/4), terkait pembahasan jawaban dari PTFI untuk tuntutan SPSI mengenai kebijakan bagi pekerja yang saat ini sedang tidak berada di tempat kerja. Yang mana diminta kepada manajemen untuk tidak memPHK tersebut.

"Kami Pemerintah Daerah sangat tidak menginginkan PHK terjadi, maupun furlough yang telah diberlakukan sebelumnya," tegas Bassang.

Pembahasan tuntutan ini sudah dilakukan sejak dua hari lalu. Dimana pada pertemuan pertama yang berlangsung Kamis 27 April lalu telah disepakati bahwa pekerja yang meninggalkan tempat kerjanya, segera kembali ke tempat kerja masing-masing tanpa PHK. Akan tetapi, Perusahaan akan memberikan sanksi pembinaan dan tidak membayarkan upah selama meninggalkan tempat kerja dan penegakkan disiplin dengan mengacu pada  PKB-PHI 2015-2017.

Setelah itu, manajemen kembali meminta untuk menambahkan catatan yang berisi dengan tidak membatasi manajemen untuk mengambil tindakan sesuai PKB-PHI 2015-2017. Catatan tersebut kemudian ditolak oleh pihak SPSI yang merasa bahwa catatan itu nantinya akan menjadi celah bagi manajemen untuk melakukan PHK.

Sehingga perdebatan terkait tuntutan ini terus berlanjut dan seperti tidak akan mencapai titik temu. Dari hal tersebut, Wabup terus berupaya untuk meminta kepada pihak manajemen agar mau berbesar hati menyetujui poin ketiga yang telah disepakati diawalnya. Namun lagi-lagi pihak manajemen PTFI tetap pada usulannya untuk memasukkan catatan tersebut, bahkan sampai memberikan usulan baru yang juga dirasa tidak beda jauh dengan isi catatan yang telah disebutkan diatas.

Hingga berita ini diturunkan, pukul 20:30 Wit pertemuan masih berlanjut. (Anya Fatma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment