236 Pengendara Kena Tilang Selama Operasi Patuh

Bagikan ke Google Plus
Ilustrasi
SAPA (TIMIKA) - Sebanyak 236 pengendara terkena tilang selama berlangsungnya Operasi Patuh Matoa 2017. Operasi ini digelar kepolisian sejak tanggal 9 hingga 22 Mei 2017. Dalam kurun waktu tersebut polisi berhasil menjaring pelanggar aturan lalu lintas sebanyak 72 kendaraan dan tilang secara manual dan 164 pengendara di tilang menggunakan sistem tilang elektronik atau E-Tilang.

Data yang diperoleh dari Satlantas Polres Mimika dalam hal ini Kasatlantas AKP Samuel D. Tatiratu, SIK, menjelaskan juga selama Operasi Patuh Matoa 2017 sedikitnya terjadi lima kali kecelakaan lalu lintas. Dalam lima kali kecelakaan itu satu warga dinyatakan meninggal dunia, tujuh orang luka berat, dua orang luka ringan dan kerugian materil diperkirakan mencapai Rp22,5 juta.

“Dari sisi faktor manusia, kecelakaan pada umumnya disebabkan karena pengendara dalam pengaruh minuman beralkohol, kecepatan di atas batas ketentuan, penggunaan handphone saat berkendara dan pengendara tidak menggunakan helm,” jelas Samuel di Timika, Selasa (23/5).

Selama 14 hari menggelar Operasi Patuh Matoa 2017 di beberapa titik dan ruas jalan di seputaran Kota Timika, dikatakan Samuel sudah berjalan cukup baik. Selanjutnya diharapkan bagi masyarakat yang terkena tilang sekiranya dapat merubah kebiasaanya melanggar aturan lalu lintas dan melengkapi kendaraannya sesuai aturan yang ada.

“Operasi Patuh merupakan operasi rutin yang digelar Polri, dan itu dilakukan serentak di seluruh wilayah Indonesia guna cipta kondisi setiap jelang Ramadhan dan Idul Fitri,” jelas Samuel. (Markus Rahalus)
Bagikan ke Google Plus

0 komentar:

Post a Comment