Anggota DPRD Minta Setwan Kembali Diaktifkan

Bagikan ke Google Plus
Kantor DPRD Kabupaten Mimika
SAPA (TIMIKA) - Anggota Komisi A DPRD Mimika Matius Uwe Yanengga berharap agar Aparatur Sipil Negara (ASN) khususnya yang berkantor di lingkup Sekretariat DPRD bisa segera aktif kembali, untuk membantu tugas-tugas dewan, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang.

Dirinya mengatakan, setelah pleno penetapan kembali Anggota DPRD Mimika. DPRD akan melakukan pertemuan untuk membahas berbagai program dan agenda DPRD, yang tidak dilaksanakan selama beberapa waktu terakhir.

"Dewan akan pertemuan bahas agenda yang tidak terlaksana," kata Mathius Uwe Yanengga saat ditemui dikantor DPRD Mimika Jalan Cenderawasih, Jumat (19/5).

Terkait dengan itu, maka dewan tentunya membutuhkan sekretariat sebagai pelaksana anggaran di DPRD untuk melaksanakan tugas dan membantu anggota dewan.

"Kami butuhkan sekretariat, karena mereka yang membantu tugas-tugas DPRD,"ujarnya.

Sementara itu, diwaktu yang sama, Anggota Komisi A lainnya, dalam hal ini Theo Dekme, juga menyatakan hal yang sama.

Ia bahkan mengingatkan Sekretariat Dewan mengenai tanggungjawabnya soal anggaran. Sebab menurutnya, untuk Tahun 2016 setidaknya ada Rp115 miliar lebih anggaran yang dialokasikan di Sekretariat DPRD Mimika.

Ia bahkan mengindikasi bahwa boleh jadi ada penyalahgunaan anggaran, sebab berdasarkan laporan ke BPK  Sekrtariat melaporkan penggunaan anggaran untuk pembangunan gedung sebesar Rp 10 miliar lebih.

Sedangkan fakta di lapangan bahwa tidak ada pembangunan seperti yang dilaporkan dan DPRD sendiri belum pernah menerima DPA tentang pembangunan yang dimaksud.

“Kami mau ini ada pertanggungjawaban, jangan sampai menjadi temuan nantinya,” imbuhnya.

Dari pantauan Salam Papua dikantor DPRD Mimika  terlihat kondisi di Kantor DPRD Mimika memang masih sepi dari aktivitas Setwan.

Belum ada satu ASN yang tampak melaksanakan tugas dan ini sudah berlangsung lama, sejak SK DPRD Mimika dicabut oleh Gubernur akhir 2016 lalu. (Ricky Lodar)
Bagikan ke Google Plus

0 komentar:

Post a Comment