Bupati Serahkan Kartu JKN, KIS dan Jamkesda

Bagikan ke Google Plus
Bupati Mimika Eltinus Omaleng ketika menyerahkan tiga kartu jaminan kesehatan
SAPA (TIMIKA) – Bupati Mimika Eltinus  Omaleng, SE.,MH dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, membagikan 2.163 Kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Kartu Indonesia Sehat (KIS), dan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) kepada masyarakat di Distrik Amar yang meliputi enam kampung yakni, Amar, Ipiri, Kawar, Manuare, Paripi dan Iayaraya.

“Dengan kartu ini bapak dan ibu hanya mengunjungi Puskesmas, sedangkan pembayarannya akan dilakukan oleh pemerintah,”ujar Bupati Omaleng, di Ipaya, Senin (15/5).

“Dengan kartu ini bapak dan ibu hanya mengunjungi Puskesmas, sedangkan pembayarannya akan dilakukan oleh pemerintah.,”ujar Bupati Eltinus.

Dijelaskan, jika masyarakat yang telah memilki Jamkesda, melalui KIS dari BPJS Kesehatan berhak mendapatkan pelayanan gratis dari Puskesmas ataupun Rumah Sakit (RS). Karena itu masyarakat harus peka terhadap urusan kesehatan diri dan keluarga, dimana jika sedang sakit harus segera menuju Puskesmas atau RS, sebab pembayarannya akan dibayar pemerintah melalui BPJS Kesehatan yang akan disalurkan ke RS terkait.

“Kartu ini juga dengan KIP dimana dibayar pemerintah. Pokoknya kalau rasa-rasa sakit  harus cepat ke Puskesmas dan lapor bahwa ada KIS,”ungkapnya.

Sedangkan Kepala BPJS Kesehatan Mimika, Susan Gasperzs saat diwawancarai mengatakan, sebelum penyerahan secara simbolis pihaknya telah memulai pembagian kepada beberapa masyarakat di Kampung Ipiri, Paripi dan Ipaya. Sedangkan untuk Amar akan didistribusikan melalui pihak ketiga yakni petugas pelayanan kesehatan.

“Kami sudah mulai membagi ke masyarakat sejak kami sampai dari Timika (Hari Minggu Red). Hari ini karena topiknya Jamkesda, maka kami sertakan penyerahan langsung oleh Bapak Bupati,” tutur Susan.

Kata dia, penyaluran kartu JKN dan KIS sejauh ini telah dilakukan  di seluruh distrik. Akan tetapi, ada beberapa kartu yang dikembalikan oleh petugas penyalur karena dilaporkan pemilk kartu telah meninggal ataupun berpindah tempat tinggal.

Lanjut dia, pada  Bulan Juni mendatang, pihaknya akan melakukan rekonsiliasi data yakni, bagi pemilik kartu yang telah tidak ada maka akan digantikan dengan yang lainnya. 

Menurutnya, disetiap Puskesmas yang bekerja sama dengan pihaknya akan terus melakukan pendataan terkait masyarakat yang belum memilki kartu KIS, sehingga jika dalam wilayah tersebut ada peserta KIS yang meninggal, maka akan diberikan kepada yang belum memiliki KIS. 

“Semua Distrik itu sebenarnya sudah kami salurkan, tinggal nanti di Kokonao yang masih belum disalurkan. Itu karena tenaga kami yang kurang, ditambah lagi dengan jangkauan yang terlalu jauh,”tuturnya.

Ditambahkan, pihaknya memiliki target di tahun 2019 telah menyalurkan kartu JKN dan KIS Jamkesda kepada seluruh lapisan masyarakat dengan berbagai sekmen, baik TNI, Polri dan yang lainnya dan akan diawali dengan proses rekonsiliasi data.

“Tahun depan kami punya target untuk mencapai seluruh masyarakat Indonesia di Mimika. Tapi sebelumnya kami rekonsiliasi data, karena kalau tidak ada laporan dari masyarakat sendiri maka kami juga tidak akan tahu berapa banyak yang belum ada KIS,”tuturnya.

Diharapkan, kartu ini bisa digunakan masyarakat setempat untuk berobat di fasilitas pengobatan tingkat pertama, mulai di tingkatan paling bawah hingga tingkatan paling ata,s yakni RS di Mimika ataupun di daerah lain di Indonesia, jika sewaktu-waktu dirujuk.

“Intinya kami berharap semangat dari masyarakat saja. Kalau memang merasa belum punya JKN KIS maka harus melaporkan diri ke Pustu dan Puskesmas agar didaftar,”ujarnya. (Acik N)
Bagikan ke Google Plus

0 komentar:

Post a Comment