Di Timika, Buruh Bangunan Tewas Tersengat Listrik

Bagikan Bagikan
Korban tewas terjatuh dari bangunan
SAPA (TIMIKA) - Warga Jalan Bhayangkara,  Gang Flamboyan,  Kelurahan Koperapoka,  Timika Papua,  Sabtu (27/5) sekitar pukul 15.45 WIT digegerkan dengan tewasnya seorang buruh bangunan akibat tersengat kabel listrik.

Korban yang diketahui bernama Otniel Mangangantung (43),  tewas dengan kondisi cukup mengenaskan akibat luka bakar.

Data yang berhasil dihimpun Salam Papua di lokasi kejadian menyebutkan bahwa, saat itu korban bersama lima rekannya yakni,   Aldi Dasmasela,  Gjonly Sumul,  Niko Koipui,  Riklof Madidi,  dan Maurits Bader sedang mengerjakan bangunan Ruko milik Sukardi.

Sebelum peristiwa itu terjadi,  korban sedang bekerja pada bagian depan atas Ruko sebelah kiri.  Sedangkan lima rekan korban di dalam Ruko.

Ketika itu,  korban meminta tolong kepada Aldi untuk mengangkat tangga.  Aldi yang berada di dalam Ruko sebelah kanan kemudian keluar memindahkan tangga tersebut.

Setelah memindahkan tangga,  Aldi kemudian kembali ke dalam Ruko.  Namun,  sebelum sampai di depan pintu Ruko,  Aldi mendengar suara ledakan yang cukup keras.

Sementara,  Riklof yang bekerja pada bagian dalam Ruko sebelah kiri melihat korban terjatuh. Selanjutnya,  Riklof memberitahukan kepada rekannya yang lain,  jika korban terjatuh karena tersengat kabel listrik.

"Kita dapat laporan dan anggota langsung ke TKP.  Saat tiba di lokasi korban  sudah dalam keadaan meninggal dunia. Tindakan yang telah dilakukan yaitu, meminta keterangan dan melakukan olah TKP," kata Kasat Reskrim Polres Mimika AKP Dionisius Vox Dei Paron Helan, SIK kepada Salam Papua, Sabtu (27/5) malam.

Ditubuh korban,  kata Dion,  terdapat luka bakar.

"Polisi kemudian membawa korban  ke RSUD Mimika untuk Visum et Repertum, " kata Dion.

Untuk penyelidikan lebih lanjut, Ruko berlantai tiga tersebut oleh Polisi dipasang garis Polisi.

Sementara itu,  pantauan di TKP, kabel listrik utama milik PLN tampak melintang sangat rapat dengan lantai tiga bangunan Ruko tersebut. (Markus Rahalus).
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment