Diduga Sakit Nursalim Ditemukan Meninggal Didalam Rumah

Bagikan Bagikan
Korban Nursalim saat dievakuasi ke RSUD
SAPA (TIMIKA) - Diduga lantaran sakit, pria kelahiran Jombang 16 September 1969 bernama Nursalim ditemukan meninggal dunia didalam rumah seorang anggota Yonif 754/ENK Kompi E, Kampung Bhintuka – SP 13, Distrik Kuala Kencana. Jenazah korban ditemukan pertama kali oleh saksi bernama Serman Ceufin, Rabu (3/5) sekira pukul 10.30 WIT.

Berdasarkan data yang diperoleh menyebutkan, Serman Ceufin yang merupakan pegawai koperasi simpan pinjam dan juga saksi, mendatangi tempat dimana Nursalim tinggal, dengan maksud menagih uang angsuran koperasi kepada Nursalim. Setelah beberapa kali memanggil Nursalim sambil mengetok pintu, saksi tidak memperoleh jawaban dari dalam rumah. 

Kemudian, Sucipto yang merupakan teman sesama tukang ojek dengan Nursalim mengetahui Nursalim sedang dicari oleh Serman lalu membantu memanggil Nursalim dari luar rumah sambil mengintip-intip kedalam rumah lewat jendela.

Saat keduanya bersamaan berusaha memanggil Nursalim, keduanya melihat ada banyak lalat di jendela. Karena curiga akan sesuatu, keduanya lalu memutuskan masuk ke dalam rumah melalui jendela samping, saat itu juga Nursalim ditemukan sudah meninggal dunia dengan kondisi pada beberapa bagian tubuh sudah terkelupas.

Akhirnya peritiwa itu dilaporkan ke Polsek Kuala Kencana dan tidak lama kemudian lima orang anggota polisi tiba dilokasi kejadian, selanjutnya melakukan proses identifikasi terhadap jenazah korban.

Saat polisi tiba, saat itu juga melakukan kordinasi dengan pihak keluarga dan Kerukunan Keluarga Jawa Bersatu (KKJB). Selanjutnya jenazah dibawa ke RSUD Mimika lalu ke rumah duka yang berada di Kampung Wonosari Jaya - SP 4 dengan mengunakan ambulance KKJB.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Dionisius VDP Helan saat dikonfirmasi terkait peristiwa ini mengatakan benar dan korban sudah divisum oleh pihak medis di RSUD Mimika.

“Korban sudah divisum dan sudah dimakankan di tempat pemakaman umum (TPU) Kelurahan Kamoro Jaya (SP 1),” kata Kasatreskrim. (Markus Rahalus)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment