Dinkes Mimika Beberkan Hasil Investigasi Malnutrisi Balita

Bagikan Bagikan
Reynold Ubra
SAPA (TIMIKA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Mimika membeberkan hasil investigasi dugaan kasus malnutrisi (masalah gizi), pada sejumlah anak di bawah lima tahun (balita) di wilayah Kota Timika.

Dari hasil investigasi yang dilakukan pada Senin (22/5) itu, Dinkes Mimika memastikan sembilan balita dengan berat badan tidak normal yang ditemukan di dua wilayah Puskesmas, masih berstatus negatif gizi buruk.

"Jadi balita ini, ada penyakit penyerta yang menyebabkan asupan gizinya kurang baik," kata Sekretaris Dinkes Mimika, Reynold Ubra kepada Wartawan, Selasa (23/5).

Reynold mengatakan, sembilan balita kurang gizi yang ditemukan Februari lalu tersebut, kini telah diberi asupan makanan tambahan. Sehingga berat badan sembilan balita ini mulai berangsur-angsur membaik.

"Petugas gizi Puskesmas melakukan kunjungan rumah setiap hari untuk memberikan makanan tambahan pemulihan, sekaligus mengontrol berat badan balita ini," jelasnya. 

Dia mengakui bahwa sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM) di bidang kesehatan 2016, mengharuskan penanganan kasus gizi 100 persen. Dimana usia balita memang paling rentan terkena kasus malnutrisi, apabila asupan gizi tidak terpenuhi.

"Jadi apa yang telah dilakukan petugas gizi kami sudah sesuai standar," kata Reynold.

Puskesmas Timika saat ini menangani tujuh balita dengan berat badan yang tidak sesuai usia. Diduga kuat asupan nutirisi balita ini tidak maksimal karena memiliki riwayat penyakit Tuberculosis (TB). Sementara dua balita dengan kondisi sama ditemukan oleh petugas gizi Puskesmas Jile Yale. (Sevianto)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment