Distrik Mimika Baru Tidak Tangani Teknis Pembagian Rastra

Bagikan Bagikan
Anannias Faot
SAPA (TIMIKA) – Kepala Distrik Mimika Baru (Miru), Ananias Faot menegaskan, bahwa Pemerintah Distrik Miru tidak menangani teknik pembagian beras sejahtera (Rastra,– istilah baru untuk raskin) di 11 kelurahan dan tiga kampung yang berada di lingkup pemerintahannya.

Menurutnya, pemerintah distrik hanya bertugas untuk melakukan pendistribusian beras kepada kelurahan dan kampong. Yang selanjutnya kepala kelurahan dan kepala kampung mengatur teknik pembagiannya kepada masyarakat. Dan tentunya disesuaikan dengan data penduduk yang telah didata.

“Kami hanya distribusi saja. Namun, untuk pembagian teknisnya disesuaikan dengan data dan dilakukan oleh RT dan kelurahan,” kata Ananias sata diwawancarai di Kantornya beberapa waktu lalu.

Lanjutnya, setiap tahunnya ada perubahan data masyarakat yang menerima Rastra. Hal ini dikarenakan, ada masyarakat yang telah pindah ke alamat lain, maupun ke luar Kota Timika.

“Setiap tahun itu ada perubahan data. Dan ini terjadi karena adanya migrasi (perpindahan,red),” ujarnya.

Kata dia, dengan adanya permasalahan pendistribusian rastra, pihaknya sudah dilakukan koordinasi dengan Bulog Timika, untuk menertibkan pendistribusiannya dengan tiga bulan sekali dan empat bulan sekali.

Sambungnya, jika nanti kedepan ada penyalahgunaan penyaluran rastra kepada masyarakat, seperti ada masyarakat yang berhak tetapi tidak menerima, dan justru mayarakat tidak berhak yang menerima, maka akan dipertanggungjawabkan oleh kepala kelurahan dan kepala kampung sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Kalau kedepan ada penyalahgunaan, maka kepala kelurahan dan kampung yang akan bertanggungjawab. Namun, sampai saat ini kami belum terima laporan penyalahgunaan,” tutur Ananias. (Anya Fatma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment