Dua Pelaku Pencurian Uang Nasabah Bank di Dor Polisi

Bagikan Bagikan
Pelaku pencuri uang nasabah bank yang di dor petugas dengan timah panas
SAPA (TIMIKA) -  Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) bersama tim khusus (Timsus) Polres Mimika berhasil menangkap dua pelaku pencurian uang dengan sasarannya nasabah bank. Keduanya masing-masing Mustari Dg Titu alias Udin (38) dan Sulkifli (28). Akibat perbuatan dan ulahnya melawan petugas, kedua pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas petugas.

"Kedua tersangka diamankan di Bank Papua pada Kamis 18 Mei. Kedua tersangka saat diamankan melakukan perlawanan terhadap polisi, sehingga keduanya dilumpuhkan dengan  timah panas pada kaki sebelah kanan dan kiri," kata Wakapolres Mimika, Kompol Arnolis Korowa, SH saat menggelar Press Conference di halaman Kantor Pelayanan Polres Mimika, Jalan Cenderawasih, Sabtu (20/5).

Dijelaskan Korowa, berdasarkan hasil pemeriksaan oleh petugas dengan mengambil keterangan dari kedua pelaku, keduanya mengaku bahwa telah melakukan aksi pencurian atau perampasan terhadap sejumlah uang milik beberapa nasabah bank di Kota Timika. Oleh sebab itu, sesuai Pasal 363 KUHPidana tentang Pencurian, keduanya diancaman dengan hukuman tujuh (7) tahun penjara.

"Mereka sering beroperasi di Timika, yaitu di Jalan Yos Sudarso, Cenderawasih, Ki Hajar Dewantara. Sementara motifnya adalah para pelaku mengintai nasabah terlebih dahulu, kemudian dia (pelaku) menunggu lengahnya korban, kemudian dia mengambil uang milik korban," jelas Korowa.

Sejauh ini dikatakan Korowa, sudah ada lima korban aksi serupa yang uangnya berhasil dicuri pelaku dengan jumlah yang berbeda-beda, empat korban diantaranya uang senilai Rp130 juta, Rp11 juta, Rp9 juta dan Rp10 juta.

“Sementara masih kita dalami, apakah pada saat melakukan aksi disertai kekerasan atau tidak,” ujarnya.

Pada akhir tahun 2016 pernah terjadi kasus yang sama dan pelakunya dikejar petugas hingga ke Sulawesi Selatan. Apakah kasus yang sama masih ada kaitan dengan jaringan pelaku-pelaku sebelumnya? hal ini sementara masih dalam pengembangan polisi yang nantinya akan diketahui bersama.

“Saya berharap semuanya dapat bersinergi dengan apa yang kita kerjakan. Perilaku seperti ini konsekuensinya bisa mati ataupun bisa cacat seumur hidup,” tegas Korowa.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Dionisius Vox Dei Paron Helan, SIK juga menyampaikan bahwa pelaku kasus yang sama sebelumnya telah diamankan di tempat kejadian perkara (TKP) Jalan Yos Sudarso tepatnya depan SMA N 1 Mimika pada beberapa waktu lalu. Para pelaku dikatakan Dion, telah mengambil uang nasabah bank sebesar Rp130 juta.

“Pelaku tiga orang, dua kita amankan disini (Timika), dan satu pelakunya atas nama Rizal pada dua bulan lalu sudah diamankan oleh Polres Samarinda. Pada saat diamankan pelaku sempat melakukan perlawanan, sehingga petugas melumpuhkannya hingga menghilangkan nyawa pelaku," ungkap Dion.

Dijelaskan Dion bahwa kelompok almarhum Dg Rani pada Februari lalu, di Makassar, juga sudah dilumpuhkan. Dan untuk kelompok saat ini, menurut Dion adalah kelompok dari Dg Tutu, yang sementara hasil pemeriksaannya masih berjumlah tiga orang.

“Itu berdasarkan pengakuan tersangka, kita belum telusuri lebih lanjut lagi. Kemungkinan masih ada hal lainnya, dan ini masih kita selidiki,” terang Dion. (Markus Rahalus)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment