E-Tilang di Mimika Masih Sebatas Wacana

Bagikan Bagikan
Ilustrasi
SAPA (TIMIKA) - Hingga kini program E-Tilang atau tilang elektronik masih sebatas wacana untuk diterapkan di Kabupaten Mimika. Padahal, Polres Mimika sejak awal sudah merencanakan bahwa progam tilang berbasis teknologi informasi ini mulai diterapkan Maret 2017.

“Nanti saya cek dulu di Kasat Lantas, bagaimana mekanisme selanjutnya,” ujarnya Kapolres Mimika, AKBP Victor D Mackbon, saat diwawancarai wartawan dilapangan Timika Indah, Senin (1/5).

Sebelumnya pada Kamis 9 Februari 2017 lalu, Polres Mimika, Kejaksaan Negeri (Kejari) Mimika, Pengadilan Negeri (PN) Kota Timika dan Bank BRI Cabang Mimika telah  menandatangani nota kesepahaman tentang pelaksanaan E Tilang. Nota kesepahaman ini kemudian dikirim ke Korlantas Mabes Polri untuk disahkan, namun hingga kini belum ada kejelasan mengenai penerapan E-Tilang tersebut.

Program E-Tilang ini dipercaya mempermudah pelanggar untuk membayar denda pelanggaran lalu lintas yang dilakukan serta mengurangi terjadinya praktik pungutan liar (Pungli) oleh petugasnya.

Dalam nota kesepahaman, setiap pelanggaran telah diatur range denda atas pelanggaran yang dilakukan. Salah satunya denda paling berat bagi pengendara yang mengemudi dalam keadaaan mabuk, minimal denda berkisar Rp2,5 juta sampai Rp3 juta. (Markus Rahalus)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment