Empat Hal Yang Disiapkan Sebelum Memasuki Ramadhan

Bagikan Bagikan
Ustadz H. M Amin
SAPA (TIMIKA) – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mimika, Ustadz H. M Amin Ar, S.Ag menyampaikan empat hal yang harus disiapkan seorang muslim sebelum memasuki Bulan Ramadhan. 

Ustadz Amin mengatakan, persiapan paling utama yang harus disiapkan seorang muslim adalah persiapan keimanannya. Persiapkan keimanan untuk tidak melakukan perbuatan maksiat, seperti menjaga pandangan dan lain-lain. Diharapkan dengan kebiasaan tersebut akan memudahkan kita menahan diri di bulan Ramadhan sehingga ibadah menjadi sempurna. 

Persiapan berikutnya yakni persiapan jasmani. Ketiga, Persiapan keilmuannya. Persiapan keilmuan dalam hal ini memahami fiqih (pemahaman,red) puasa. Imam Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah berkata, “Orang yang berilmu mengetahui tingkatan-tingkatan ibadah, perusak-perusak amal, dan hal-hal yang menyempurnakannya dan apa-apa yang menguranginya”.

Oleh karena itu, suatu amal perbuatan tanpa dilandasi ilmu, maka kerusakannya lebih banyak daripada kebaikannya. Maka dalam hal ini, hanya dengan ilmu kita dapat mengetahui cara berpuasa yang benar sesuai dengan petunjuk Rasullulah Shalallahu Alaihi Wassallam (SAW). Begitu juga ilmu sangat diperlukan dalam melaksanakan ibadah lainnya, seperti wudhu, shalat, haji, dan sebagainya. Maka, menjelang Ramadhan 1438 H/2017 M ini, sudah sepatutnya kita untuk membaca buku fiqhus shiyam (fiqih puasa) dan ibadah lain, yang berkaitan dengan Ramadhan, seperti Shalat Tarawih, I’tikaf, dan membaca Al-Quran.

“Tidak hanya itu, di dalam bulan Ramadhan juga, mereka akan menerima ilmu-ilmu yang bermanfaat setiap harinya, diwaktu sebelum tarawih maupun subuh,”tutur Ustadz Amin.

Terakhir persiapan harta benda untuk disedekahkan, Ustadz Amin menuturkan, kedatangan bulan Ramadhan setiap tahunnya tak henti menjadi penghibur hati orang mukmin, beribu keutamaan ditawarkan di bulan ini. Pahala diobral, ampunan Allah bertebaran memenuhi setiap ruang dan waktu. Seorang yang menyadari kurangnya bekal yang dimiliki untuk menghadapi hari penghitungan kelak, tak ada rasa kecuali sumringah menyambut Ramadhan. Insan yang menyadari betapa dosa melumuri dirinya, tidak ada rasa kecuali bahagia akan kedatangan bulan Ramadhan.

Ustdz Amin mengatakan, Islam sering menganjurkan umatnya untuk banyak bersedekah. Dan bulan Ramadhan, amalan ini menjadi lebih dianjurkan lagi. Dan demikianlah sepatutnya akhlak seorang mukmin, yaitu dermawan. Allah dan Rasul-Nya memerintahkan bahkan memberi contoh kepada umat Islam untuk menjadi orang yang dermawan serta pemurah. Ketahuilah bahwa kedermawanan adalah salah satu sifat Allah Ta’ala, sebagaimana hadits:

“Sesungguhnya Allah Ta’ala itu Maha Memberi, Ia mencintai kedermawanan serta akhlak yang mulia, Ia membenci akhlak yang buruk.” (HR. Al Baihaqi, di shahihkan Al Albani dalam Shahihul Jami’, 1744) 

“Salah satu pintu yang dibuka oleh Allah untuk meraih keuntungan besar dari bulan Ramadhan adalah melalui sedekah,” katanya. (Anya Fatma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment