GEMAPI Timika Gelar Baksos di Mimika Gunung

Bagikan Bagikan
Suasana pembagian paket sembako oleh GEMAPI di Kampung Mimika Gunung
SAPA (TIMIKA) - Gerakan Mahasiswa Papua Indonesia (GEMAPI) Timika, Senin (1/5) menggelar bakti sosial (baksos) di Kampung Mimika Gunung, Distrik Kuala Kencana. Baksos digelar dibawah tema, "Papuaku Indonesiaku" dan sub tema "Mari Torang satukan hati dan pikiran untuk membangun Papua". 

Kegiatan baksos yang dipusatkan di Balai Kampung Mimika Gunung tersebut, GEMAPI Timika membagikan 230 paket sembako yang terdiri dari beras, gula, susu, mi instan, dan buku kepada masyarakat. 

Kegiatan baksos tersebut, dihadiri Kepala Distrik (Kadistrik) Kuala Kencana, Evert Hindom yang didampingi Kepala Kampung Mimika Gunung Marthen Yatipai dan Babinsa Kampung Mimika Gunung Serda Yusuf Wandik. 

Kepala Distrik Kuala Kencana Evert Hindom dalam sambutannya mengatakan, pembagian sembako dari GEMAPI ini merupakan berkat dari Tuhan, dan kegiatan baksos seperti ini sudah dua kali dilaksanakan di Distrik Kuala Kencana. Dimana tahun lalu kegiatan baksos yang dilaksanakan oleh GEMAPI diadakan di Kampung Bhintuka (SP13), dan sekarang ini digelar di Kampung Mimika Gunung.

“Kegiatan baksos ini, saya selaku Kadistrik Kuala Kencana, mengucapkan terimakasih kepada GEMAPI. Apa yang diberikan dalam baksos ini, saya minta untuk tidak melihat besar kecilnya tapi lebih melihat sebagai berkat dari Tuhan yang diturunkan kepada masyarakat melalui GEMAPI,” katanya.

Kadistrik juga menyampaikan, kegiatan baksos ini menandakan bahwa masyarakat Mimika Gunung adalah bagian dari Indonesia. Kenapa dirinya sampaikan seperti itu? Hal ini dikarenakan, banyak orang yang beranggapan bahwa Kampung Mimika Gunung dan Jayanti adalah daerah perang. Padahal tidak seperti yang dibayangkan oleh masyarakat luar. Ini dikarenakan, masyarakat Mimika Gunung sudah berubah dan ingin membangun daerah.

“Kampung Mimika Gunung bukan daerah perang, karena masyarakatnya ingin membangun daerah. Karenanya, saya secara pribadi mengharapkan ada kegiatan baksos seperti ini kedepannya,”ungkapnya.

Hal yang senada juga diungkapkan Kepala Kampung Mimika Gunung, Marthen Jatipai, dimana dirinya mengucapkan terimakasih. Ini karena GEMAPI telah datang membawa berkat bagi masyarakat. Dan ini menunjukkan, bahwa semangat anak muda dalam GEMAPI untuk membangun daerah sangat tinggi.

“Saya katakan, bahwa barang yang diberikan ini untuk membantu masyarakat. Dan hal ini merupakan hal yang sangat luar biasa. Karenanya, saya ucapkan terima kasih kepada GEMAPI yang telah meluangkan waktunya untuk berbagi,”tuturnya.

Sementara Ketua Cabang GEMAPI Mimika, Pilatus Netep mengatakan, baksos ini dalam rangka memperingati kembalinya Irian Barat yang sekarang menjadi Papua ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dan pihaknya memilih Kampung Mimika Gunung, karena merupakan salah satu daerah yang kurang diperhatikan pemerintah daerah setempat . 

“Sebelum melaksanakan baksos ini, kami sudah melakukan survei. Dari hasil dari survei ini, kami memutuskan untuk melaksanakannya di Mimika Gunung yang merupakan salah satu desa tertinggal,”katanya. 

Ia manambahkan, selain dalam rangka memperingati hari integrasi, baksos ini juga  untuk membantu memperkenalkan kampung ini kepada masyarakat lain. Dalam arti, selama ini Kampung Mimika Gunung dikenal sebagai daerah perang, padahal masyarakatnya juga ingin membangun.

Lanjutnya, karenanya, baksos ini juga untuk menunjukkan kepada pemerintah daerah, bahwa masih ada daerah tertinggal. Yang pada dasarnya kampung ini dekat dengan kantor pemerintahan.

“Walaupun apa yang kami berikan sangat kecil, tapi ini bentuk kepedulian kepada masyarakat. Tapi kami berharap bisa menumbuhkan rasa cinta kepada Indonesia. Serta untuk menggugah pemerintah daerah untuk memperhatikan kampung ini,” ungkapnya. (Red)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment