Harga Tiket Pesawat Subsidi Tidak Merata

Bagikan ke Google Plus
Bandara Baru Moses Kilangin Timika
SAPA (TIMIKA) – Harga tiket pesawat subsidi pemerintah untuk penerbangan perintis dari Timika ke beberapa daerah di pesisir maupun pegunungan, tidak merata sesuai dengan penetapan harga yang ditentukan oleh pemerintah daerah.

Berdasarkan data yang diperoleh Salam Papua di Terminal Bandara Baru, Jumat (19/5) pada daftar harga tiket pesawat Dimonim Air yang merupakan pemenang tender pesawat subsidi setelah sebelumnya Susi Air, tertera harga tiket pesawat yang berkisar antara Rp300 ribu – Rp400 ribu untuk sekali terbang ke daerah pedalaman maupun pesisir.

Akan tetapi dilokasi yang sama, Salam Papua mencoba mewawancarai salah satu penumpang yang mengaku bernama Anda dan sering bepergian menggunakan pesawat perintis ke kampung halamannya di Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, mengaku baru beberapa kali menumpangi pesawat Dimonim Air dengan harga tiket Timika – Sugapa Rp360 ribu, sedangkan Sugapa – Timika Rp700 – Rp750 ribu.

“Kalau kesana murah saja, tapi kalau kita pulang lagi harga sudah mahal,” kata Anda.

Anda menuturkan, tiket untuk berangkat ke Sugapa hanya bisa dibeli pada hari sabtu yang dijual di salah satu loket penjualan tiket di sekitaran Jl. Baru untuk tiga kali penerbangan pada hari Senin, Rabu dan Jumat.

“Kalau di Sugapa sana kita beli setiap hari ada masyarakat juga yang jual,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, dirinya juga sering menumpangi Susi Air dengan harga tiket Rp700 ribu –Rp1 juta. Tidak jarang juga menggunakan Airfast dengan harga yang jauh lebih mahal dibanding kedua pesawat tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo), Jhon Rettob, kepada wartawanmengungkapkan, dirinya sering menerima informasi dari masyarakat yang mengaku harus membeli tiket dengan harga yang buka harga subsidi dari pemerintah.

“Saya sudah terima banyak laporan dari masyarakat bahwa tiket penerbangan perintis di Bandara itu tinggi sekali karena penjualan sudah melalui calo,” kata Jhon di Graha Eme Neme Yauware beberapa waktu lalu.

Menurutnya, Dishubkominfo terus melakukan pengawasan, akan tetapi dirinya smendapatkan jawaban dari pihak Dimonim Air mengatakan penjualan tiket untuk penerbangan maish diikuti dengan harga tiket subsidi pemerintah.

Menurutnya, harga tiket pesawat subsidi Timika – Ilaga Rp350 ribu, sedangkan untuk pesawat  komersial Rp.1,7 – Rp2 Juta.

“Saya tidak tahu yang mereka bilang tiket mahal itu subsidi atau yang komersil?” kata Jhon. (Anya fatma)
Bagikan ke Google Plus

0 komentar:

Post a Comment