Jemia dan Salsalia Terpilih Jadi Pangeran Alam dan Putri Lestari 2017

Bagikan Bagikan
Jemia Sembiring siswa SMP YPPK Santo Bernadus dan Salsalia Yuselatina Purwanto siswi SMP Negeri 5 Mimika, terpilih sebagai Putra Putri Alam Lestari angkatan XI
SAPA (TIMIKA) - Jemia Sembiring siswa SMP YPPK Santo Bernadus dan Salsalia Yuselatina Purwanto siswi SMP Negeri 5 Mimika, terpilih sebagai Putra Putri Alam Lestari angkatan XI, yang diselenggarakan setiap tahunnya oleh Depertemen Lingkungan Hidup PT Freeport Indonesia (PTFI). 

Penobatan kedua finalis ditandai dengan penyerahan mahkota oleh Pangeran Alam 2016 Dave Manuhutu dan Putri Lestari 2016 Theresia E.Tuasa. 

Penobatan keduanya diselenggarakan di Multi Purpose Comunitty Centre (MPCC) LPMAK, Jalan Cenderawasih, Kamis (25/5).

Pemilihan Pangeran Alam dan Putri Lestari tahun 2016-2017 telah dimulai sejak beberapa bulan lalu. Setelah melalui proses yang cukup panjang selama hampir 9 bulan mulai dari audisi, pembekalan materi dalam dan luar kelas, kunjungan lapangan, pemilihan 15 besar, dan pemilihan Pangeran Alam dan Putri Lestari Angkatan ke-11 Tahun 2017 akhirnya mencapai final. 

Kegiatan ini merupakan event tahunan yang digelar PTFI dan PT. UT- PT UTR bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Mimika. Diharapkan para finalis ini terutama yang terpilih sebagai pemenang dapat menjadi duta lingkungan di masa depan dan mampu menjawab isu lingkungan. 

Kedua finalis tersebut disematkan salempang dan penyerahan hadiah berupa beasiswa dan paket visit ke Jakarta oleh Kepala Bidang Pemantauan dan Pemulihan Kualitas Lingkungan, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Ramli Lie dan Manager Environmental Department PT Freeport Indonesia, Gesang Setyadi. 
Ramli Lie dalam sambutannya sekaligus membuka secara resmi pemilihan Pangeran Alam dan Putri Lestari, menyampaikan sesuai dengan tema yang diusung “Pahlawan Lingkungan”, sudah tentu tugas dari kedua pahlawan ini yakni bekerja menjaga lingkungan tanpa ada operasional. 

“Jadi kita dalam rangka menyambut PON 2020, salah satu yang harus kita capai adalah meraih piala Adipura dan kegiatan ini menjadi salah satu langkah untuk membantu kita meraih Adipura di Kabupaten Mimika,” tutur Ramli. 

Ia mengatakan, BLH Provinsi Papua juga sudah melihat bahwa Mimika telah siap dan diharapkan kepada siswa yang nantinya tidak terpilih agar bisa untuk berkolaborasi dengan BLH karena untuk mendapatkan Adipura bukan hanya tugas pemerintah saja tetapi tugas semuanya. 

Sementara itu, Manager Environmental Department PT Freeport Indonesia, Gesang Setyadi mengatakan yang sudah diperoleh selama pendidikan di Alam Lestari ini, mereka tetap mempunyai kemampuan yang kuat untuk memelihara lingkungan dimanapun mereka berada. 

“Tema yang diusung memang cukup berat, yang mana pahlawan berarti berkontribusi penting terhadap sesuatu. Contohnya Pahlawan Nasional itu telah memberikan kontribusi terhadap bangsanya sedangkan pahlawan lingkungan berarti diharapkan siapapun yang terpilih nantinya memberikan kontribusi penting terhadap lingkungan,” tutur Gesang. 

Gesang mengatakan, selama 9 bulan menjalani pendidikan, semua yang didapat tidak sia-sia dan bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. 

Dalam hal ini tidak perlu bicara dalam hal yang besar tetapi dapat dimulai dari hal-hal yang kecil dengan mengajak teman-teman, keluarga dan lainnya untuk dapat peduli terhadap lingkungan. Beberapa yang harus dilakukan diantaranya, membuang sampah pada tempatnya, penghematan listrik dan penghematan air. 

Lanjutnya, kepada yang yang tidak terpilih agar jangan kecewa karena kegagalan itu adalah kesuksesan yang tertunda, kalaupun gagal hari ini bukan berarti di kehidupan berikutnya akan gagal. Tapi dari kegagalan itu bisa memacu semangat untuk bisa lebih baik lagi ke depannya. 

“Banyak orang sukses yang belajar dari kegagalan, jadi kita berharap jangan patah semangat tetapi apa yang sudah dipelajari selama 9 bulan tetap bisa menjadi bekal untuk melakukan sesuatu bagi lingkungan. Tujuan Freeport melakukan kegiatan ini adalah mengajak masyarakat yang ada disekitar bersama-sama Freeport mempunyai kepedulian terhadap lingkungan,” katanya. 

Selanjutnya, PT UT dan UTR Hendri Budianto dalam sambutannya, mengatakan unsur swasta ingin mengeksploitasi lingkungan, namun harus mempertimbangkan aktivitas-aktivitas yang pro terhadap lingkungan, sehingga ada unsur dari pemerintahan dalam hal ini sebagai regulator dan pembuat kebijakan yang pro terhadap lingkungan dan didukung oleh elemen masyarakat terutama pendidikan yang dari tahun ke tahun senantiasa mendukung program pro lingkungan.

“Tidak di Timika saja, PT UT dan UTR tersebar di seluruh kota di Indonesia, senantiasa berperan aktif dalam melestarikan lingkungan lewat beberapa event maupun non event. Semoga ke depan kita bisa bekerjasama agar hasilnya bisa dirasakan oleh masyarakat Mimika umumnya dan juga lingkungan PT Freeport Indonesia pada khususnya,” ujar Hendri. (Anya Fatma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:

  1. selamat kepada Pangeran Alam dan Putri Lestari angkatan 8. perkenalkan saya Fafa dari Alam Lestari angkatan 5. Harapan saya sangat besar pada kalian sebagai duta lingkungan di Timika. Lanjutkan perjuangan kami angkatan yang lalu. Alam Lestari : Bersih Indah Sehat Lestari

    ReplyDelete