Jenazah Buruh Bangunan Diterbangkan ke Manado

Bagikan ke Google Plus
Korban yang tersengat Arus Listrik saat Bekerja
SAPA (TIMIKA) - Jenazah buruh bangunan, almarhum Otniel Mangangantung, yang tewas akibat tersengat arus listrik dan terjatuh dari bangunan lantai tiga di Gang Flamboyan, Jalan Bhayangkara,, akhirnya diterbangkan ke kampung halamannya di Manado, Sulawesi Utara, untuk dimakamkan, Senin (29/5).

“Almarhum telah diberangkatkan ke kampungnya di Manado,” kata Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Dionisius Vox Dei Paron Helan, SIK kepada Salam Papua saat dikonfirmasi via WhatsApp (WA).

Menurut Kasat Reskrim, korban tewas setelah sebelumhya tersengat arus listrik dengan tegangan tinggi pada sling milik PLN, lalu terjatuh. “Korban meninggal akibat tersengat Listrik,” ujar Kasat Reskrim.

Korban yang berprofesi sebagai buruh bangunan, sebelum kejadian sedang mengerjakan salah satu bangunan ruko di Gang Flamboyan, Jalan Bhayangkara, Kelurahan Koperapoka pada Sabtu sore 27 Mei 2017.

Saat itu korban bersama lima orang rekannya bekerja dibangunan ruko. Korban sendiri bekerja di atas penyangga atau steleng berbahan kayu. Sementara bekerja, tiba-tiba terdengar suara ledakan keras, ternyata ledakan itu akibat korban tersengat arus listrik bertegangan tinggi lalu terjatuh dan tewas ditempat. Saat itu kondisi tubuh korban dalam keadaan terbakar menyebabkan kulit terkelupas.

Mendapat laporan itu, petugas Polres Mimika langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban ke RSUD Mimika. Selanjutnya dilanjutkan dengan melakukan olah TKP oleh petugas dari Satuan Reskrim Polres Mimika.

Kabel (Sling) yang bermuatan arus listrik milik PLN Timika melintang bebas dan sangat rapat dengan dinding bangunan lantai tiga dimana tempat korban bekerja. Kondisi ini perlu mendapat perhatian terutama pemilik bangunan yang hendak membangun, sebab sangat berbahaya dan dapat memakan korban lainnya jika tidak diperhatikan.

“Kabelnya (Sling) rapat sekali dengan dinding, jadi sangat berbahaya,” ujar warga sekitar saat melihat posisi sling sangat dekat dengan dinding bangunan. (Markus Rahalus)
Bagikan ke Google Plus

0 komentar:

Post a Comment