Kepala Suku Besar Amungme Minta Karyawan Kembali Kerja

Bagikan Bagikan
Anis Natkime
SAPA (TIMIKA) - Kepala Suku Besar Amungme, Anis Natkime  meminta karyawan yang melakukan aksi mogok untuk kembali bekerja, dan berharap PT Freeport Indonesia (PTFI) kembali beroperasi normal. 

Menurut Anis, masalah antara pihak manajemen PTFI dan serikat pekerja harus selesai secepatnya. Ia menilai situasi saat ini hanya merugikan semua pihak.

Selain itu, ia juga tidak menginginkan terjadinya PHK terhadap pekerja. Namun di sisi lain pekerja yang melanggar aturan, menurutnya mesti mendapatkan sanksi. Sikap ini penting untuk menjaga rasa keadilan di antara pekerja yang memilih bekerja dengan yang memilih ikut aksi mogok kerja.

"Supaya orang yang kerja tenang, tidak ada kelompok-kelompok. Ini orang yang bekerja sudah bikin kesepakatan, mereka akan pulang kalau yang mogok ini tidak dapat sanksi. Saya bilang, kasih warning tiga saja, jangan ada PHK," kata Anis kepada wartawan di kediamannya, Jalan Agimuga Mile 32, Rabu (3/5) malam.

Apalagi kata dia, perusahaan baru saja kembali bisa melakukan ekspor 100 persen, dan sedang berbenah, namun tiba-tiba perusahaan harus menghadapi aksi mogok pekerja sejak 1 Mei kemarin.

"Kalau begini terus kapan perusahaan beroperasi normal kembali, padahal itu tempat makan bersama. Cukup sudah, kasihan anak istri kalau sampai ada yang di PHK," tuturnya.

Ia berpesan, apa yang terjadi pada 2011 lalu jangan sampai terulang lagi. "Sebagai kepala suku, saya menginginkan ada kedamaian di tanah ini. Situasi dulu sudah tak sama lagi dengan sekarang. Sekarang, aturan harus ditegakkan," katanya. (Markus Rahalus)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment