Ketidakhadiran Bawaslu Akibat Salah Perihal Surat

Bagikan Bagikan
Viktor Kabey 
SAPA (TIMIKA) - Mantan Ketua Komisi B DPRD Mimika Kristian Viktor Kabey mengatakan bahwa, ketidakhadiran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Papua dan Republik Indonesia pada pleno ulang keanggotaan DPRD Mimika periode 2014-2019, dikarenakan perihal surat yang dikirimkan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Mimika sebanyak empat kali sifatnya hanya pemberitahuan bukan undangan.

"Ada konfrontir dari Gerson, karena dia saat ini ada di Kantor Bawaslu RI. Dikatakan Gerson bahwa surat yang dikirim oleh KPUD Mimika kepada Bawaslu itu berupa pemberitahuan dan bukan undangan," kata Vitor yang dikutip Salam Papua saat membacakan pesan WA dari Gerson, Selasa (2/5).

Kata dia, apabila dalam perihal surat tersebut bersifat undangan, maka dirinya meyakini anggota Bawaslu akan menghadiri Pleno ulang keanggotaan DPRD Mimika.

"Perihalnya itu yang diganti, kalau diganti pasti Bawaslu akan hadir,"ungkap Viktor.

Sementara itu,  menanggapi  pernyataan Viktor Kabey, Ketua KPUD Mimika Ocefina Magal mengatakan, surat yang dikirim oleh KPUD Mimika kepada Bawaslu provinsi yang tembusannya kepada Bawaslu RI merupakan pemberitahuan terkait dengan tanggal pleno, bukan sifatnya undangan.

Namun, kata dia, pihaknya setelah menentukan tanggal pleno, selanjutnya dikirim undangan untuk menghadiri pleno ulang tersebut. 

"Surat yang kami kirim ke Bawaslu adalah pemberitahuan tanggal pleno dan pelaksanaan pleno, yang kedua adalah pemberitahuan. Seharusnya setelah penetapan tanggal itu harus dengan undangan, dan langsung kemarin itu kita kirimkan undangan kepada Bawaslu provinsi," katanya (Ricky Lodar)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment