Mini Market “K” Ditemukan Masih Menjual Produk Kadaluarsa

Bagikan Bagikan
Produk kadaluarsa yang ditemukan masih dijual pada mini market K
SAPA (TIMIKA) – Entah disengaja atau tidak, salah satu mini market yang terletak disekitaran perempatan Jalan Budi Utomo – Sam Ratulangi kedapatan masih menjual produk kadaluarsa. Produk tersebut ditemukan oleh pelanggan mini market itu, yang kemudian mengklaim produk kadaluarsa tersebut.

Kamilia (36), salah satu pelanggan mini market K yang tinggal di Jalan Busiri Ujung, pada Senin (29/5) sore membeli produk kadaluarsa tersebut. Namun ketika akan menggunakan produk tersebut, terlihat tanggal kadaluarsa sudah melewat tiga hari, yakni pada produk itu tertulis tanggal kadaluarsa 25 Mei 2017.

Hal itu kemudian disampaikan kepada wartawan Salam Papua, Selasa (30/5), selanjutnya mendatangi mini market K untuk meminta klarifikasi. 

Produk itu selanjutnya diganti dengan produk yang belum kadaluarsa, dan mendapatkan klarifikasi terkait temuan produk kadaluarsa dari pihak mini market “K”. Bahkan, sebelum produk kadaluarsa itu dikembalikan kepada pengelola mini market “K”, sempat dilakukan pengecekan kembali terhadap produk yang sama, ternyata benar masih ada beberapa produk yang sama sudah kadaluarsa dan masih terpajang. Produk itu kemudian ditarik oleh karyawan mini market “K”.

Hendra, owner mini market “K” saat memberikan klarifikasinya menjelaskan bahwa hal itu tidak disengaja oleh pihaknya, bahkan Ia mengakui itu merupakan kelalaian karyawannya yang kurang teliti dalam memantau produk-produk yang sudah kadaluarsa.

“Kami biasanya dua atau tiga bulan sebelum produk itu kadaluarsa, kami tidak pajang lagi, kami tarik. Mungkin ini karyawan kami lupa atau tidak lihat kalau masih ada produk yang kadaluarsa lalu masih terpajang,” jelas Hendra. 

Selanjutnya terkait penemuan produk kadaluarsa ini Hendra juga meminta maaf kepada pelanggannya, bahkan berjanji akan lebih teliti dalam melihat dan meneliti produk-produk yang sudah kadaluarsa dan masih dijual pada mini marketnya.

“Sebelumnya kami minta maaf karena terjadi kecolongan seperti ini, kedepannya kami akan perbaiki lagi agar tidak terjadi hal yang seperti ini,” kata Hendra.

Sementara itu bagian pedagangan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika, La Itam Gredenggo, ketika dikonfirmasi Salam Papua terkait hal ini mengatakan, pihaknya memang sudah sejak jauh hari berencana melakukan pemeriksaan terkait peredaran produk-produk kadaluarsa yang masih diperdagangkan dipasaran. Namun hal itu dalam waktu dekat baru akan dilakukan setelah melakukan rapat dengan kepada Disperindag Mimika terkait rencana kegiatan pemeriksaan itu.

“Nanti akan kami tindaklanjuti, karena memang kami sudah ada rencana untuk turun melakukan pengawasan, tapi kami akan rapat dulu dengan kepada dinas,” kata La Itam saat dihubungi Selasa sore. (Red)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment