Pembuatan e-KTP di Mimika Tunggu Blangko

Bagikan Bagikan
Suasana antrian masyarakat di Kantor Disdukcapil Mimika
SAPA (TIMIKA) – Meski  saat ini akses di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sudah dibuka paska ditetapkannya kembali  Jhon Wiklif sebagai Kepala Dinas Kendudukan dan Pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) Mimika menggantikan Bartholomeus Kunong, namun hingga kini pembuatan e-KTP masih terkendala blanko. 

Kadisdukcapil Jhon Wiklif mengakui bahwa, pembuatan e-KTP masih belum dapat dilakukan saat ini. Pasalnya, hingga kini blangko e-KTP belum ada. Namun kata dia, masyarakat tidak perlu risau sebab dalam waktu dekat pihaknya segera mengambil blangko tersebut di Kemendagri.

“Dalam waktu dekat kami akan langsung menghadap dan mengambil blanko di pusat, agar bisa secepatnya menyalurkan semua e-KTP bagi seluruh masyarakat Mimika yang selama ini menunggu,” kata Jhon ketika diwawancrai di Kantor Sentra Pemerintahan, Jalan Cenderawasih, Poros SP 3, Distrik Kuala Kencana, Senin (29/5).

Dijelaskan, jumlah blanko e-KTP merupakan jatah yang ditentukan dari pusat, sehingga pihaknya hanya bisa menunggu penyaluran dari pusat. Berapapun yang disalurkan dari pusat, menurutnya, akan langsung dicetak berdasarkan jumlah penduduk yang telah melakukan perekaman e-KTP sebelumnya.

"Memang beberapa waktu lalu itu kita usulkan 4000 blanko. Supaya bisa menerbitkan e-KTP bagi masyarakat, karena kasihan juga masyarakat kita kalau harus menunggu terus," tuturnya.

Diakui, sementara ini untuk urusan kebutuhan masyarakat yang lainnya seperti pembuatan, Kartu Keluarga, Akte Nikah dan Kelahiran sudah dicetak asli tanpa menggunakan surat keterangan sementara. Namun bagi masyarakat yang hendak mengambilnya diharapkan untuk bersabar sebab penandatanganan keabsahaan dari Kadisdukcapil masih dilakukan secara manual. Sedangkan untuk e-KTP, akan terus diusahakan sambil menunggu pencairan anggaran dan selanjutnya langsung ke pusat untuk mengambil blanko.

"Saya harus tandatangan manual, tapi itu tidak apa-apa, karena itu tugas saya. Tapi masyarakat harus sabar mengantri,"ungkapnya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment