Pemda dan Gereja Sepakat Dukung Visi-Misi Bupati Asmat

Bagikan Bagikan
Wakil Bupati Asmat, Thomas Eppe Safanpo, ST sedang memukul Tifa menandai penutupan persidangan GPKAI 2017 di GPKAI Jemaat Asmat
SAPA (ASMAT) – Ketua Majelis Umum Gereja Persekutuan Kristen Alkitab Indonesia (GPKAI) yang diwakili Sekretaris Umum GPKAI, John Museri, Ketua Majelis Daerah Asmat terpilih, Yohanis Kawor dan Wakil Bupati Asmat mewakili Bupati Asmat, Thomas Eppe Safanpo, ST sepakat penuh mendukung visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Asmat. 

“Saya mewakili Bupati Asmat mendukung penuh kegiatan dan program GPKAI empat tahun mendatang. Karena, gereja punya andil yang sangat besar di daerah ini. Karena itu, saya minta dukungan penuh gereja pula bagi Pemda Asmat. Kita bagi tugas, Pemda Asmat membangun badan dan fisik warga masyarakat. Gereja bertugas membangun dan membina rohani dan iman umat untuk menyelamatkan jiwa-jiwa warga kita di daerah ini,”  kata Wakil Bupati Asmat, Thomas Eppe Safanpo, ST dalam sambutannya pada penutupan sidang Gereja Persekutuan Kristen Alkitab Indonesia (GPKAI) 2017 disahut tepuk tangan meriah peserta sidang, jemaat dan undangan, di GPKAI Jemaat Asmat, Jum’at (28/4) pagi.

Pada saat yang sama, Ketua Majelis Umum GPKAI yang diwakili Sekretaris Umum GPKAI, John Museri dalam sambutannya mengajak seluruh jemaat GPKAI ikut berpartisipasi  aktif  untuk memberikan konribusi penuh dalam mendukung visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Asmat. 

“Saya mengajak kita semua memberikan kontribusi penuh baik ide, pikiran, material dan uang untuk melakukan pelayanan kepada jemaat. Karena itu sumbangan terbesar kita dalam memuliakan Tuhan. Apa bila itu berjalan baik dengan tantangan yang begitu besar di daerah ini bisa dilewati. Itu berarti kita sedang mendukung penuh visi dan misi Bupati dan wakil Bupati Asmat. Jadi, mari kita tidak hanya hebat bicara, tetapi hebat menjalankan program pelayanan demi memuliakan Tuhan di daerah ini,” ajaknya.

Ketua Majelis Daerah Asmat terpilih periode 2017-2021, Yohanis Kawor menegaskan, jemaat GPKAI selain berpartisipasi aktif membina iman dan rohani jemaat. Juga, jemaat harus mampu memberikan kontribusi penuh dalam mendukung visi dan misi bupati dan wakil bupati Asmat empat tahun mendatang.

“Ini penting sekali. Karena GPKAI harus bisa bersinergi dengan Pemerintah Daerah Asmat. Saya percaya itu, kita bisa lakukan dan wujudkan dengan mendukung program gereja dan program yang dilakukan Pemda Asmat,” kata Kawor sambi berkata: “Saya tidak bisa bayangkan dukungan jemaat bisa mencalonkan dan memilih saya menjalankan misi Tuhan empat tahun mendatang. Karena itu, saya minta mendukung seluruh program yang kita sepakati dalam persidangan untuk empat tahun mendatang.”

Menurut Wakil Bupati Asmat menilai GPKAI merupakan gereja modern dan mandiri. “Dalam benak saya sebagai anak Asmat salut dengan perkembangn GPKAI di Asmat. Buktinya GPKAI mampu mengorganisir dan menjalankan seluruh program pelayanan gereja. Karena itu, saya minta kita bagi tugas. Pemda membangun daerah ini dengan pembangunan fisik. Gereja menolong dan membangun iman umat supaya bisa selamat,” katanya.

Dia juga menyebutkan untuk membangun organisasi yang solit membutuhkan kerja keras. Setelah kerja keras dievaluasi kegiatan dan program itu, supaya bisa mempertanggungjawabkan program sebelumnya dan menyusun program empat tahun berikutnya. “Itulah cirri-ciri gereja modern dan mandiri,” katanya.

Dikatakannya supaya gereja terorganisir baik dan bisa mandiri harus memiliki tiga ciri yang perlu diperhatikan, diantaranya gereja dibangun di atas landasan yang memiliki daya guna. Artinya, kehadiran gereja berdaya guna bagi dirinya , bagi umat dan warga masyarakat secara luas. Ciri kedua, gereja memiliki daya tahan. Apa bila, gereja tidak memiliki daya tahan, umat akan mencari yang lain. Dan ketiga, gereja memiliki daya tarik. Kalau gereja memiliki daya tarik, maka pelayan tidak perlu susah-susah mencari umat. Tetapi, umat sendiri akan datang mencari gereja. 

“Saya mengajak kita semua untuk membangun GPKAI di atas cirri-ciri tersebut. Sehingga umat dan GPKAI menjadi gereja yang mandiri,” katanya. (Sergi)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment