Pemilik Akun Facebook ‘AmoLe JuLine’ Dilaporkan ke Polisi

Bagikan ke Google Plus
Pemilik akun ‘AmoLe JuLine’ saat berada Polres Mimika
SAPA (TIMIKA) - Seorang perempuan dilaporkan ke Polres Mimika akibat dugaan perbuatan pencemaran nama baik yang dilakukan melalui akun media sosial (Medsos) Facebook dengan nama AmoLe JuLine.

"AmoLe JuLine, saat ini telah dilaporkan di Polres Mimika, tadinya mau di mediasi oleh Wakapolres Mimika Kompol A Korowa, namun karena ribut sehingga diarahkan untuk kembali mediasi besok,” kata Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Dionisius Vox Dei Paron Helan, SIK kepada Salam Papua, Kamis (25/5) malam.

Disampaikan Dion,bahwa pada Kamis siang, pemilik akun medsos Facebook telah ke Polres Mimika untuk di mediasi, namun terjadi keributan sehingga proses mediasi ditunda hari ini, Jumat (26/5).

"Kemarin sudah beri arahan oleh Wakapolres sekitar Pukul 13.30 WIT, dan mereka masih ada hubungan keluarga, untuk itu dari penjagaan SPKT akan undang untuk diselesaikan. Tapi karena ribut akhirnya Wakapolres saran buat laporan," terang Dion.

Namun, berdasarkan keterangan dari beberapa pihak pada kolom komentar akun tersebut, bahwa telepon seluler milik yang bersangkutan sebelumnya telah hilang, sehingga diduga postingan itu bukan dilakukan oleh yang bersangkutan. 

Sebelumnya, status yang diposting pada akun Facebook atas nama AmoLe JuLine, terkuak setelah sejumlah warga mendatangi Polres Mimika melaporkan pemilik akun tersebut. Pemilik akun diduga melakukan pencemaran nama baik melalui postingan yang ditulis. Pada postingannya ditulis dengan menyatakan bahwa telah melakukan hubungan bersama 75% (Persen) laki-laki di Kota Timika, bahkan turut menandai sejumlah akun Facebook milik sejumlah orang ditambah sejumlah foto pribadi yang dianggap tidak layak untuk ditampilkan di medsos. 

Karena persoalan ini, kini juga angka 75% menjadi viral di seantero masyarakat Kota Timika yang disebabkan adanya postingan tersebut, bahkan memperoleh banyak tanggapan dari netizen pengguna medsos Facebook di Kota Timika. (Markus Rahalus)
Bagikan ke Google Plus

2 komentar:

  1. hukum dia dengan seberat-beratnya

    ReplyDelete
  2. usut, di trace dlu postinganya benar dia yg buat atau tidak.

    ReplyDelete