Pemkab Mimika Percaya Aparat Mampu Menjaga Kamtibmas

Bagikan Bagikan
Christian Karubaba
SAPA (TIMIKA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Asisten I Bidang Pemerintahan, pada Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Mimika, Drs. Christian Karubaba, mengakui percaya penuh terhadap aparat penegak hukum dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kabupaten Mimika.

Diakui Christian bahwa kerja aparat penegak hokum khususnya Polri dan TNI di Mimika sejauh ini patut diberikan apresiasi. Sebab menurut dia, sudah banyak persoalan keamanan dan tindakan kriminalitas yang secara gesit diselesaikan dengan baik. Sehingga, mengingat banyaknya peristiwa yang marak terjadi di luar wilayah Papua khususnya Mimika, diharapkan aparat penegak hukum tetap merapatkan barisan untuk menangkal peristiwa-peristiwa serupa agar tidak merambat dan masuk ke wilayah Mimika.

“Kemarin ada peristiwa yang terjadi di Jayapura, itu sangat luar biasa. Kita sama-sama berharap agar hal serupa tidak boleh terjadi di Mimika. 

Karena itu kita berharap aparat hukum kita bisa terus eksis,” tutur Christian ketika diwawancara awak media di ruang kerjanya Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (22/5).

Ia menjelaskan, kebebasan penggunaan alat teknologi yang bisa menyebarkan informasi negatif, tentunya juga bisa mempercepat adanya provokasi di tengah-tengah masyarakat. Karena itu menurutnya perlu adanya tindak tegas dari penegak hukum dalam mengawasih dan mengamankan pengguna jejaring media sosial (Medsos) yang tidak secara bijak menggunakannya.

Selain aparat penegak hukum, Christian juga menegaskan agar pegawai pada birokrat pemerintahan tidak diperbolehkan untuk terlibat dalam urusan politik. Hal ini dikarenakan tugas-tugas yang diembannya telah mengikat didalam aturan negara secara tersendiri, dan hanya berfungsi memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Bupati juga sering imbaukan agar semua ASN tidak usah terlibat dalam urusan politik. Kita teruskan saja tugas kita selaku ASN yang mengabdi untuk negara,” katanya.

Oleh karena itu, Ia mengimbau agar dalam situasi politik yang dinilainya tidak menentu, semua orang atau seluruh lapisan masyarakat di Mimika akan lebih baik jika mengatur kehidupannya masing-masing, tanpa harus terpengaruh dengan adanya isu-isu yang hanya memberikan dampak negatif dan kerugian bagi masyarakat lainnya.

“Sekarang itu masalah yang ada di Jakarta bisa saja merambat hingga ke Mimika kalau masyarakat Mimika sendiri tidak bisa menyaring baik. Jadi tidak boleh percaya dengan isu pemecah belah,” imbaunya. (Acik )
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment