Penamatan 90 Siswa SMKN 3 Mimika

Bagikan Bagikan
Prosesi penamatan siswa SMKN 3 Mimika di Graha Eme Neme Yauware
SAPA (TIMIKA) – SMK Negeri 3 Mimika merayakan penamatan 90 siswa kelas XII tahun ajaran 2015-2016 angkatan ke V yang telah dinyatakan 100 persen lulus dalam pelaksanaan Ujian Nasional (UN). Acara penamatan diadakan di Graha Eme Neme Yauware, Kamis (5/4).

Acara ini dihadiri oleh guru-guru SMKN 3, Ketua Komite SMKN 3 Jhon Ade Matulessy, Kepala Bidang SMA-SMK, Dinas Pendidikan Menengah (Dispenmen), Selsius Aron, perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, seluruh siswa kelas X dan XI SMKN 3 Mimika, dan orangtua ke-90 siswa kelas XII.

Kepala SMKN 3 Mimika, John Lemauk dalam sambutannya mengatakan, bersyukur 90 siswanya yang telah berhasil melaksanakan rangkaian ujian nasional. 

Lanjutnya, selama kelulusan di SMKN 3 Mimika mulai dari angkatan I sampai pertama angkatan IV selalu lulus dengan sekolah peraih nilai tertinggi di Kabupaten Mimika, dan diharapkan agar angkatan ke V ini juga bisa mempertahankan peringkat yang setiap tahun sudah dipertahankan.

“Sampai hari ini kami belum tahu nilai tertinggi kelulusan, tapi kami harap ini bisa tetap dipertahankan,” kata John.

Jhon mengungkapkan, SMKN 3 Mimika saat ini telah terkareditasi A, dan pihaknya juga sering mendapat penghargaan, salah satunya dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Ia juga berterima kasih kepada orangtua siswa yang telah membantu banyak hal dalam pelaksanaan ujian nasional mulai dari Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN), Ujian Sekolah (US), Uji Kompetensi Keahlian sampai dengan Ujian Nasional Berbais Komputer (UNBK).

Sambungnya, mengingat ditahun 2017 ini pelaksanaan UNBK masih menggunakan komputer pinjaman, untuk itu diharapkan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dalam hal ini Dispenmen untuk bantuan pengadaan komputer.

“Ini Sekolah Negeri jadi tanggung jawab pemerintah,” ujar John.

Ketua Komite SMKN 3 Kesehatan, John Ade Matulesi, mengatakan lulusan sekolah ini merupakan tenaga siap pakai mengingat mereka memiliki keahlian, akan tetapi jika ada yang ingin melanjutkan ke perkuliahan itu lebih baik. Lanjutnya, walaupun tahun 2017 perkembangan ekonomi di Mimika cukup menurun, akan tetapi orang tua murid tetap berkontribusi dalam membantu pelaksanaan ujian. Dan hal itulah yang menjadi kekuatan SMK 3 untuk bertahan.

“Di Indonesia ini tidak ada sekolah gratis. Kontribusi murid itu tetap jalan, dan yang ada hanyalah aturan melalui persetujuan orang tua dan komite kemudian direalisasikan. Anak-anak ini harus melanjutkan kuliah untuk kembali mengabdi di Mimika,” tuturnya. 

Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi penamatan yang ditandai dengan penyerahan syrat keterangan kelulusan oleh John Lemauk. Tidak hanya itu, acara juga diisi dengan hiburan berupa tarian dan nyanyian oleh siswa-siswi tidak hanya dari SMKN tetapi juga dari SMA Negeri 1 Mimika. (Anya Fatma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment