Pengalihan Air Sungai di Kuala Kencana Diduga Sebabkan Banjir di SP 3

Bagikan Bagikan
Banjir yang Terjadi di SP 3
SAPA (TIMIKA) - Luapan air di Jalan Cenderawasih, Poros SP 3 diduga disebabkan oleh pengalihan air sungai yang dilakukan di area Kuala Kencana. Hal ini disampaikan salah satu warga SP 3 yang enggan menyebutkan namanya, saat diwawancarai wartawan di lokasi banjir, Senin (22/5).

Kata dia, banjir di lokasi tersebut terjadi sejak pukul 04.00 dinihari, dan telah merendam puluhan rumah dilokasi tersebut. 

Sejak puluhan tahun lalu menurutnya, dilokasi itu tidak pernah terjadi banjir seperti yang sering terjadi beberapa waktu terakhir ini.

"Dulu disini air tidak pernah sampai begini, tapi setelah mereka pengalihan air di Kuala sana, kita disini yang jadi korban," katanya.

Ia mengungkapkan, banjir yang terjadi ini sudah sangat meresahkan warga, karena pada saat banjir yang terjadi beberapa waktu lalu, salah satu warga Jalur Blitar, SP 3 yang diketahui bernama Jumani (55) harus kehilangan nyawanya karena tersengat arus listrik saat hendak mencabut sambungan listrik dari mesin air miliknya yang saat itu sudah terendam air.

Sambungnya, mereka telah menyurat ke pihak pengelola di Kuala Kencana untuk segera memperbaiki pengalihan air tersebut agar banjir tidak lagi terjadi. Surat tersebut juga ditujukan kepada Pemerintah Daerah, Polsek dan Distrik Kuala Kencana.

"Kalau mereka tidak buat juga berarti kita warga akan palang di cek point," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengairan, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Mimika, Suyino menjelaskan, saat ini pihak DPU sedang melakukan normalisasi sungai di lokasi banjir sampai dengan hilir di kali selamat datang. 

Pekerjan normalisasi tersebut menurutnya, dilakukan oleh empat alat berat. Meski demikian Ia mengaku masih mengalami kekurangan, sehingga masyarakat diminta bersabar karena nornalisasi mungkin akan memakan waktu yang lebih lama.

"Pengerjaan ini kita cukupkan dengan empat alat ini dulu, karena ini juga terkendala masalah dana. Kalau dananya sudah ada kita akan tambahkan lagi," jelasnya.

Ia menambahkan, pihak Pemerintah Daerah juga telah menyurat kepada Government Relation PT Freeport Indonesia untuk membantu Pemerintah Daerah dalam menanggulangi masalah banjir yang terjadi, karena nemang luapan tersebut terjadi akibat pengalihan alur sungai di area Kuala Kencana. (Anya Fatma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment