Peran Gereja Mampu Menghilangkan Konflik

Bagikan Bagikan
Ilustrasi
SAPA (TIMIKA) - Seiring dengan bertambahnya manusia atau jemaat yang takut akan Tuhan, maka Drs. Hans Wakerkwa mengakui jika 20 tahun mendatang konflik atau peperangan antar suku yang selama ini sering terjadi di Mimika akan hilang. Hal ini tentunya sangat berpatokan pada peran serta gereja dalam mengarahkan seluruh jemaatnya untuk terus berjalan dalam ketentuan dan rasa takut akan Tuhan.

Ketika diwawancarai pada acara penutupan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) ke 1 Wilayah II Pegunungan Tengah Papua, di Gereja Jemaat Kasih Tuhan GKII, Jalan Kuala ke Timika, Minggu (30/4) dirinya menjelaskan, jika selama ini Mimika dinilai sebagai daerah rawan konflik atau perang, maka untuk tahun-tahun selanjutnya akan berubah menjadi Mimika yang damai.

“Jika selama ini banyak kekerasan-kekerasan terjadi, tapi akan menipis oleh hadirnya orang-orang yang takut akan Tuhan. Saya sangat percaya peran gereja mampu membawa terang untuk 20 tahun mendatang,”tutur Hans.

Dijelaskan, banyak orang yang dikerenakan dendam masa lalu serta tradisinya menjadikan perang sebagai sesuatu yang terus dilakukan, sehingga tidak ada perdamaian. Dengan demikian dengan adanya perkembangan gereja selaku pelayan sekaligus jembatan antara masyarakat dan Tuhan kini semakin pesat, dan Tuhan telah mengutus banyak pelayan yang akan menyadarkan sesama manusia atau masyarakat termasuk orang yang memiliki pandangan negatif.

Menurut dia, khusus GKII akan selalu meregenerasikan pewartaan Injil yang merupakan penguatan karakteristik jemaat, sehingga memiliki rasa takut akan Tuhan. Sekarang GKII laksanakan Rakerwil, dimana GKII akan merencanakan program-program yang tujuannya membawa seluruh jemaatnya untuk jauh dari peperangan dengan cara mengajarkan tentang kebaikan dalam Tuhan.

“Kita kalau selalu dalam nama Tuhan, yang pasti yang kita dapatkan adalah kebaikan. Itu yang sekarang kami lakukan dalam menyadarkan masyarakat,”tuturnya.

Diakuinya, meski dalam mengamankan kondisi keamanan lingkungan masyarakat merupakan tugas pemerintah melalui aparat penegak hukum, akan tetapi gereja juga memiliki peran penting yang bisa memberikan kesadaran akan jemaat-jemaatnya. 

“Kalau pemerintah hanya mengatasi persoalan dengan cara hukum yang berlaku, maka gereja sangat berperan penting untuk membentuk karakter keimanan bagi  masyarakat,”ujarnya. (Acik N)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment