Polres Gelar Apel Kesiapsiagaan Untuk Meningkatkan Kamtibmas

Bagikan ke Google Plus
Suasana Apel kesiapsiagaan yang digelar Polres Mimika
SAPA (TIMIKA) – Untuk menciptakan dan meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Timika dan sekitarnya agar tetap kondusif, Polres Mimika menggelar apel kesiapsiagaan di Lapangan Timika Indah, Senin (29/5).

Apel kesiapsiagaan ini diikuti komandan satuan (Dansat) dari TNI-Polri, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkup Pemkab Mimika, dan organisasi lainnya.

Kapolres Mimika, AKBP Victor D Mackbon, SH., SIK.,MH., MSi dalam amanatnya menyampaikan, pelaksanaan apel kesiapsiagaan ini bertujuan untuk lebih meningkatkan kamtibmas di Kota Timika tetap kondusif. Dimana saat ini umat muslim sedang menjalankan ibadah puasa sehingga sangat diperlukan keamanan agar bisa ibadah puasa berlangsung dengan tenang.

“Perlu kita sadari, bahwa kehadiran TNI-Polri dan pemerintah daerah, hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan pelayanan  dan mengayomi masyarakat,” katanya.

Selain itu, kata Kapolres, pelaksanaan apel kesiapsiagaan ini  dilakukan untuk menyikapi persoalan-persoalan yang terjadi di masyarakat. Dimana situasi yang terjadi, setiap saatnya sangat tidak menentu.

Lanjutnya, khususnya situasi yang menyangkut masalah sosial dan ketenagakerjaan. dimana kita ketahui bersama, bahwa informasi yang berkembang di media sosial ini sangat cepat. Sehingga membutuhkan filter dari seluruh pihak, agar tidak melebar dan memperkeruh suasana kamtibmas.

“Sebagai aparat, kami selalu hadir sesuai dengan aturan dan undang-undang. Namun perlu dukungan dari semua pihak, untuk hadir ditengah-tengah masyarakat dan memberikan kenyamanan, baik itu berupa perhatian ataupun nasihat,”tuturnya.

Kapolres menjelaskan, untuk masalah ketenagakerjaan ini, aparat kemanan baik TNI-Polri harus siap karena dampak dari permasalahan kedua belah pihak, yaitu Manajemen dan SPSI PT Freeport Indonesia. Tentunya dengan kehadiran aparat keamanan, bisa memberikan pemahaman yang baik kepada mereka. Karena yang terjadi saat ini, seperti pengancaman, penganiayaan, pembunuhan dan pemerkosaan adanya pelaporan tidak menutup kemungkinan merupakan dinamika yang terjadi di Kabupaten Mimika saat ini.

“Permasalahan ini akan terus berlanjut setelah adanya perpanjangan mogok kerja. Karenanya perlu diantisipasi dan perlu kita jaga baik masyarakat dan para karyawan. Sehingga jangan sampai hal-hal ini menganggu dan mengancam ketertiban dan keamanan yang ada di Timika,”tuturnya.

Selain itu, kelompok-kelompok yang berseberangan dengan NKRI. Dimana besok (hari ini,red) ada kegiatan KNPB. “Harus ada upaya-upaya dari aparat keamanan, untuk melakukan penertiban penegakan hukum kepada kelompok-kelompok yang masih belum bisa sepaham dengan NKRI,"kata Kapolres.

Dengan kehadiran TNI Polri bergandengan tangan untuk mengantisipasi, memonitor dan mendeksi dini kelompok-kelompok atau pihak- pihak yang berusaha untuk melakukan disintegrasi kepada bangsa dan juga kepada masyarakat kita.

"Saya sangat meminta dan memohon kepada semua untuk pasang mata telinga untuk menanggapi persoalan yang ada di Kabupaten Mimika. Jangan sampai ada pihak- pihak atau kelompok- kelompok yang ada di Timika melakukan tindakan-tindakan provokatif yang akhirnya masyarakat yang rugi," ujar Kapolres.

Untuk itu Kapolres mengajak kepada anggota agar bisa  bersentuhan langsung dengan masyarakat menyampaikan pentingnya menciptakan keharmonisan dan toleransi antar umat beragama di Kabupaten Timika. 

Konvoi Keliling


Usai menggelar apel kesiapsiagaan , aparat TNI dan Polri di Timika menggelar konvoi keliling Kota Timika menggunakan berbagai kendaraan taktis yang untuk menghadapi berbagai bentuk ancaman gangguan keamanan.

Para prajurit TNI dan Polri menumpang kendaraan-kendaraan taktis seperti Panzer Anoa milik Detasemen Kavaleri Srigala Ceta dan Baracuda milik Brimob Batalyon B Polda Papua berkeliling Kota Timika.

Konvoi kendaraan taktis TNI dan Polri bergerak dari Lapangan Timika Indah menuju Jalan Sosial hingga Nawaripi, kemudian dilanjutkan ke Jalan Hasanuddin-Timika Jaya (SP2)-Karang Senang (SP3) dan berakhir di Check Point 28, dekat Bandara Mozes Kilangin Timika.

Kapolres Mimika AKBP Victor Dean Mackbon mengatakan kegiatan tersebut untuk memberi rasa nyaman kepada masyarakat bahwa TNI dan Polri selalu siap setiap saat menghadapi berbagai potensi gangguan kamtibmas yang terjadi di wilayah tersebut.

"Kami berharap masyarakat Mimika yang sedang menjalani ibadah puasa merasa nyaman, tidak khawatir dengan situasi keamanan di Timika. Ini juga sekaligus menyikapi eskalasi kamtibmas yang akhir-akhir ini sedikit meningkat di Timika," kata Victor.

Ia mengakui situasi kamtibmas di Timika akhir-akhir ini cukup terganggu dengan semakin seringnya terjadi kasus kriminalitas seperti kasus pengancaman, penganiayaan, pemerkosaan, hingga laporan kasus pembunuhan.

Menurut dia, ada dua hal yang perlu mendapat perhatian serius dari jajaran keamanan di Timika yaitu masalah mogok kerja ribuan karyawan PT Freeport Indonesia dan perusahaan-perusahaan subkontraktornya serta kegiatan Komite Nasional Papua Barat (KNPB).

Terhadap kedua hal itu, katanya, jajaran TNI dan Polri setempat berupaya maksimal memberikan perlindungan kepada seluruh lapisan masyarakat.

"Siapa lagi yang bisa memberikan perlindungan dan pengamanan kepada masyarakat kalau bukan kami dari TNI dan Polri. Kami terus berupaya memberikan sentuhan langsung kepada masyarakat dengan cara humanis," ujarnya.

Victor menambahkan bahwa aparat keamanan akan melakukan tindakan penertiban serta penegakan hukum yang tegas kepada kelompok yang menyatakan diri tidak sepaham dengan ideologi bangsa dan paham Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Kami harapkan semua pihak harus begandengan tangan. Aparat kami harus bisa mendeteksi dini pihak-pihak yang berusaha membuat suasana tidak kondusif, apalagi sampai mengancam persatuan bangsa. Semua pihak harus memasang mata dan telinga menanggapi semua potensi gangguan kamtibmas yang muncul di tengah masyarakat," imbau Kapolres.  (Markus Rahalus/Antara)
Bagikan ke Google Plus

0 komentar:

Post a Comment