Posko Terpadu Siap Terima Keluhan Karyawan

Bagikan ke Google Plus
Posko Terpadu Pelayanan Peduli Karyawan di Jalan Budi Utomo, bersampingan Jalan Kartini
SAPA (TIMIKA) – Posko Terpadu Pelayanan Peduli Karyawan yang telah ditempatkan di Jalan Budi Utomo, Kota Timika, siap menerima keluhan dan masukan dari karyawan di lingkungan PT Freeport Indonesia (PTFI) yang sedang melakukan aksi mogok kerja.

Kapolres Mimika, AKBP Victor Dean Mackbon, mengatakan bahwa posko tersebut melibatkan berbagai pihak termasuk TNI dan Pemkab Mimika melalui Dinas Ketenagakerjaan untuk menerima karyawan yang sekiranya ingin melakukan konsultasi masalah tenaga kerja.

“Posko terpadu ini menerima keluhan, masukan, kemudian kira-kira apa yang bisa dilakukan oleh TNI dan Polri maupun pemerintah daerah. Kami siap melayani keluhan dari karyawan,” kata Kapolres di Timika, Selasa (16/5). 

Selain mendirikan posko terpadu, pihak kepolisian juga mendatangi setiap rumah karyawan untuk menyampaikan imbauan kembali bekerja. Kapolres mengatakan imbauan ini sebagai bentuk kepedulian bagi karyawan agar tidak terjadi PHK yang lebih besar lagi. 

“Ini harus kami lakukan supaya jangan terlalu banyak korban yang di-PHK. Kami tidak berpihak sana, berpihak sini. Kami semata-mata melaksanakan misi kemanusiaan,” ujarnya. 

Sementara menjelang batas waktu kesempatan kembali bekerja yang diberikan oleh manajemen PTFI hingga Jumat (19/5), aparat keamanan menyiagakan sekitar 800an personel gabungan TNI dan Polri yang tergabung dalam Satgas pengamanan wilayah. 

“Kami melakukan antisipasi. Tetapi kami juga tetap membangun komunikasi dengan serikat pekerja maupun manajemen Freeport agar ada solusi terbaik bisa disepakati bersama,” katanya.

Sedangkan untuk wilayah obyek vital nasional, kata Kapolres, sebanyak empat kompi personel gabungan dari Satgas Amole tetap mengintensifkan pengamanan, termasuk di seluruh akses masuk area pertambangan PTFI. 

“Kami tetap memberi imbauan bagi karyawan yang melaksaakan mogok agar sesuai dengan mekanisme, tidak boleh ada perbuatan yang melanggar hukum,” tutur Kapolres. (Sevianto Pakiding)
Bagikan ke Google Plus

0 komentar:

Post a Comment