Ribuan Massa Serikat Pekerja Padati Kota Timika

Bagikan Bagikan
SAPA (TIMIKA) - Ribuan massa serikat pekerja PT Freeport Indonesia (PTFI) memadati Kota Timika berunjuk rasa damai untuk memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) yang jatuh pada tanggal 1 Mei.

Massa serikat pekerja berkonvoi keliling kota dengan rute Bundaran Timika Indah - Jalan Budi Utomo - Jalan Hasanuddin - Jalan Yos Sudarso - kembali ke Jalan Belibis. Titik kumpul massa dipusatkan di lapangan Timika Indah.

Untaian barisan pengunjuk rasa sepanjang sekitar 3 kilometer bahkan menutupi ruas jalan protokol Budi Utomo tanpa celah. Massa diperkirakan hampir mencapai 10.000an orang.

Ketua Pimpinan Cabang (PC) Serikat Pekerja Kimia Energi dan Pertambangan (SPKEP) SPSI Kabupaten Mimika, Aser Gobai, mengatakan peringatan May Day disambut antusias seluruh pekerja untuk melakukan aksi damai, sekaligus menyuarakan aspirasi.

"Serikat pekerja juga mengenang para pendahulu pejuang kesejahteraan pekerja. Pekerja sangat antusias, ada sekitar 8.000an lebih massa ikut dalam aksi ini," katanya.

Adapun beberapa tuntutan serikat pekerja melalui aksi yang digelar serentak di seluruh dunia, pertama meminta agar PP No 78 Tahun 2015 yang memiskinkan pekerja Indonesia segera dicabut.

Kedua, perbaikan layanan Jamsos agar layak dan manusiawi. Hapuskan outsourching dan pemagangan.

Selanjutnya, wujudkan hak berserikat dengan hentikan intimidasi dan kriminalisasi terhadap aktifis serikat pekerja Indonesia agar hak berserikat terwujud. Serikat pekerja menolak revisi UU No 13 Tahun 2003 yang menghilangkan uang pesangon.

Pemerintah RI juga diminta segera bertindak cepat mengatasi permasalahan PT Freeport Indonesia dan melindungi kepentingan pekerja, serta menghentikan kriminalisasi terhadap Sudiro, Ketua PUK SPKEP SPSI PT Freeport. (Sp)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment