SMPN 2 Lepas Siswa Angkatan ke 26

Bagikan ke Google Plus
Ivone Rahamitu

SAPA (TIMIKA) - Sebanyak 366 siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Mimika mengikuti acara pelepasan peserta didik kelas IX, angkatan ke 26, tahun ajaran 2016/2017. Acara tersebut berlangsung dihalaman lapangan SMPN 2 Mimika, Jalan Budi Utomo, Senin (22/5). 

Kepala SMPN 2 Mimika yang diwakili oleh Wakil Kepala SMPN 2 Mimika, Ivone Rahamitu, dalam sambutannya pada kegiatan itu mengatakan, mewakili pihak sekolah Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua siswa serta memohon maaf apabila selama melakukan pendidikan terhadap anak-anak terdapat hal-hal yang kurang berkenan.

"Kami bersyukur kepada Tuhan karena anak didik kami yang telah menempuh ujian berjumlah 366 siswa semoga lulus 100%,” kata Ivone dalam sambutannya.

Acara yang digelar adalah untuk melepas siswa-siswi Kelas IX, bukan pengumuman hasil kelulusan. 

Ivone berharap kepada seluruh siswa Kelas IX agar tetap melanjutkan pendidikan pada jenjang selanjutnya, bahkan hingga perguruan tinggi nantinya. 

Selain itu Ia juga berpesan agar nanti pada saat pengumuman kelulusan, siswa diminta tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang tidak berguna seperti mencoret-coret baju.

“Setelah lulus jangan berhenti menuntut ilmu di jenjang SMP saja, tetapi hingga kuliah tidak putus sekolah,” harap Ivone.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Dasar (Dispendasbud) Mimika yang diwakili oleh Pengawas UN SMP, Drs. Muhammad Tahir, M.Pd, mengatakan bahwa dinas mendukung acara yang dilaksanakan ini karena merupakan usul dari siswa dan orang tua siswa Kelas IX.

“Inikan dari orang tua yang menginginkan, kalau dari sekolah tinggal mengikuti dan kami dari dinas mendukung selama sekolah tidak memaksakan untuk acara seperti ini,” kata Tahir.

Tahir juga mengimbau agar siswa yang lulus nantinya tidak merayakan kelulusannya dijalanan, karena itu sangat membahayakan siswa. Siswa diminta untuk tetap konsentrasi belajar dalam mempersiapkan diri menuju jenjang pendidikan berikutnya dan tidak putus sekolah. Sebab menurut Tahir pendidikan sangat penting dan sebagai bekal untuk masa depan.

"Siswa yang sudah lulus jangan terlalu berkeliaran, selanjutnya jangan terlalu bergembira karena perjuangan kalian masih panjang. Ingat, jangan dijalanan untuk kelulusan, karena pengalaman setiap tahun ada korban kecelakaan. Bagi yang tidak lulus janganlah putus asa, karena itu keberhasilan yang tertunda," tuturnya. (Ricky Lodar)


Bagikan ke Google Plus

0 komentar:

Post a Comment