Tenaga Kesehatan di Kota akan Dialihkan ke Pedalaman

Bagikan ke Google Plus
Philipus Kehek
SAPA (TIMIKA) - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika, Philipus Kehek mengatakan,  sebagian besar tenaga kesehatan yang saat ini bertugas di kota akan dialihkan ke daerah pedalaman.

Kehek menjelaskan, saat ini Dinkes sedang melakukn invetarisir jumlah tenaga kesehatan yang tertumpuk di Puskesmas-puskesmas di daerah kota, yang dirasa telah melebihi kapasitas untuk satu puskesmas.

"Kita sedang lakukan pendataan ulang ini agar yang tertumpuk di Puskesmas ini kita tarik, dan ditempatkan di pedalaman," kata Kehek saat diwawancarai beberapa waktu lalu di Timika.

Kehek menuturkan, di 2017 ini akan dibangun satu Puskesmas di Ipaya. Akan tetapi kata dia, kalaupun Puskesmas telah dibangun, Dinkes belum tentu akan menerima tenaga kesehan lagi. Kalaupun nanti dibutuhkan, jumlahnya tetap akan disesuaikan dengan jumlah tenaga yang akan didata untuk kemudian ditempatkan di pedalaman tersebut.

"Sesuai rencana Bupati untuk membangun Puskesmas di pedalaman. Kalaupun sudah selesai, tenaga yang sat ini tertumpuk di kota juga masih mencukupi untuk memenuhi itu," tuurnya.

Ia menambahkan, 2018 mendatang, Dinkes juga berencana akan merehab Puskesmas-puskesmas yang ada, untuk dibuat sama dengan Puskesmas Timika Jaya di SP II.

"Puskesmas yang nanti kita rehab itu beberapa diantaranya puskesmas kota dan Mapurujaya," tambahnya. (Anya Fatma)- Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika, Philipus Kehek mengatakan,  sebagian besar tenaga kesehatan yang saat ini bertugas di kota akan dialihkan ke daerah pedalaman.

Kehek menjelaskan, saat ini Dinkes sedang melakukn invetarisir jumlah tenaga kesehatan yang tertumpuk di Puskesmas-puskesmas di daerah kota, yang dirasa telah melebihi kapasitas untuk satu puskesmas.

"Kita sedang lakukan pendataan ulang ini agar yang tertumpuk di Puskesmas ini kita tarik, dan ditempatkan di pedalaman," kata Kehek saat diwawancarai beberapa waktu lalu di Timika.

Kehek menuturkan, di 2017 ini akan dibangun satu Puskesmas di Ipaya. Akan tetapi kata dia, kalaupun Puskesmas telah dibangun, Dinkes belum tentu akan menerima tenaga kesehan lagi. Kalaupun nanti dibutuhkan, jumlahnya tetap akan disesuaikan dengan jumlah tenaga yang akan didata untuk kemudian ditempatkan di pedalaman tersebut.

"Sesuai rencana Bupati untuk membangun Puskesmas di pedalaman. Kalaupun sudah selesai, tenaga yang sat ini tertumpuk di kota juga masih mencukupi untuk memenuhi itu," tuurnya.

Ia menambahkan, 2018 mendatang, Dinkes juga berencana akan merehab Puskesmas-puskesmas yang ada, untuk dibuat sama dengan Puskesmas Timika Jaya di SP II.

"Puskesmas yang nanti kita rehab itu beberapa diantaranya puskesmas kota dan Mapurujaya," tambahnya. (Anya Fatma)
Bagikan ke Google Plus

0 komentar:

Post a Comment