TK Negeri Mitra Kencana Melepas 111 Anak

Bagikan ke Google Plus
Kepala TK Mitra Kencana Mesini Susilowati,S.Pd dan Kabid PAUD dan SD Dispendasbud Levina Kondologit foto bersama dengan perwakilan anak yang diluluskan
SAPA (TIMIKA) – Taman Kanak-kanak (TK) Mitra Kencana, pada Selasa (23/5) melepas 111 anak, yang telah mengikuti pembelajaran tahun ajaran 2016-2017. Pelepasan terhadap 111 anak ini merupakan angkatan XXII dan dirangkaikan dengan pentas seni, yang dipusatkan di halaman TK Mitra Kencana, Kelurahan Wonosari Jaya, Distrik Wania.

Pada acara pelulusan dan pentas seni tersebut, anak-anak TK kelas B menunjukkan kreatifitasnya kepada tamu undangan, dengan menyuguhkan tari-tarian, puisi, dan paduan suara. Dari pementasan tersebut, apresiasipun diberikan oleh tamu undangan yang hadir pada saat itu. Dimana pada pelulusan dan pentas seni TK Mitra Kencana angkatan XXII dihadiri oleh Kabid PAUD dan SD, Dinas Pendidikan Dasar dan Kebudayaan (Dispendasbud) Kabupaten Mimika, Levinas Kondologit,S.Pd.

Kepala TK Mitra Kencana, Mesini Susilowati,S.Pd dalam sambutannya mengatakan, pada hari ini (kemarin,red) pihaknya melepas 111 anak, yang terdiri dari 64 laki-laki dan 47 perempuan. Dimana 111 anak ini merupakan kebanggaan dari TK Mitra Kencana. Karena selama menempuh pembelajaran di sekolah ini tidak pernah ada masalah yang dihadapi. Dan terlihat keaktifan daripada anak-anak ini.

“111 anak ini adalah anak-anak yang baik dan membanggakan sekolah. Dan kebersamaan kalian membuat sekolah kita menjadi kuat dan berprestasi dalam membangun nama baik sekolah yang kita cintai ini,”tuturnya.

Kata dia, pada pelulusan ini, tema yang diambil dalam pelulusan dan pentas seni TK Mitra Kencana angkatan XXII adalah “Kehidupan, Pendidikan, Cinta, dan Canda tawa adalah sebuah hadiah yang tak ternilai bagi anak kita sebagai jembatan meraih asa”. Tema ini sengaja diambil, karena faktor terpenting untuk meraih mimpi dan asa anak-anak kita selain nafas kehidupan yang telah diberikan oleh Tugan, ada sebuah faktor terpenting lagi, yaitu cinta dan canda tawa. 

“Dengan cinta kasih kita merasa lebih dekat kepada anak dan lebih mudah untuk berkomunikasi dan menyampaikan pesan moril maupun saran kepada anak-anak kita,”tuturnya.

Ia menambahkan, untuk mencapai asa dan kemajuan anak-anak, tidak terlepas peran serta keluarga, yang sudah membangun kerjasama dengan sekolah. Apalagi pendidikan memegang peranan penting, khususnya di tingkat PAUD dan TK menjadikan dasar atau pendasi untuk mencetak generasi penerus bangsa yang berprestasi dan unggul.

“Peran dari orang tua sangatlah penting. Karena waktu pendidikan di sekolah hanya beberapa jam. Sementara di lingkungan lebih banyak, sehingga membutuhkan partisipasi dari orang tua,”ungkapnya.

Sementara Kepala Bidang PAUD dan SD,Dispendasbud Kabupaten Mimika, Levina Kondologit,S.Pd mengatakan, penamatan merupakan hal yang wajar dan setiap tahun dilaksanakan di jenjang pendidikan. Dan penamatan yang dilaksanakan saat ini merupakan perpisahan antara anak didik dengan pendidik, yang sudah hampir dua tahun membimbing dan memberikan bekal kepada anak-anak TK, agar bisa melanjutkan ke SD.

“Penamatan merupakan perpisahan, dalam pelaksanaan pembelajaran selama dua tahun. Dan selama waktu itu pula, sudah banyak bimbingan dan bekal yang diberikan pendidik kepada anak didik,”katanya.

Kata dia, dalam waktu dua tahun anak belajar di sekolah, tentunya waktu yang ada ini hanya beberapa jam. Sementara sebagian besar waktunya dihabiskan bersama orang tua dan lingkungan. Karenanya, dalam kesempatan ini, dirinya menegaskan perlunya peran serta dari orang tua.

“Pendidikan sebenarnya tanggungjawab penuh ditangan orang tua. Karena banyak waktu yang dihabiskan anak bersama orang tua dan lingkungan. 

Karenanya, setelah penamatan ini orang tua harus melanjutkan jenjang pendidikan anak ke tingkat SD, agar apa yang dicita-citakan bisa terwujud,”ungkapnya.(Red) 
Bagikan ke Google Plus

0 komentar:

Post a Comment