UN SMP Hari Pertama di Timika Berjalan Lancar

Bagikan Bagikan
Wabup membuka ujian secara simbolis dengan menyerahkan soal ujian kepada pengawas
SAPA (TIMIKA) – Sebanyak 3.233 pelajar SMP se-Kabupaten Mimika dengan total 49 sekolah baik yang ada di kota maupun di pedalaman dan terdaftar sebagai peserta, melaksanakan Ujian Nasional (UN). Dari 49 sekolah tersebut, terdapat tiga sekolah yang melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan sisanya melaksanakan Ujian Nasional kertas Pensil (UNKP).

Tiga sekolah yang melaksanakan UNBK yakni SMP Advent Timika, SMP YPJ Kuala Kencana dan SMP YPJ Tembagapura. SMP Advent terdapat 159 peserta ujian, SMP YPJ Kuala Kencana 96 peserta dan SMP YPJ Tembagapura 31 peserta.

Ujian hari pertama secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati (Wabup) Mimika, Yohannis Bassang, SE., M.Si di SMP Negeri 4 Mimika, Jalan Poros SP 2 – SP 3, Selasa (2/5).

Usai membuka ujian secara resmi, Wabup kemudian melakukan pemantauan proses berjalannya ujian di tiga sekolah yang melaksanakan ujian, diantaranya SMP Negeri 4 sendiri, SMP Negeri 2 dan SMP Negeri 11 dan didampingi Kepala Dinas Pendidikan Dasar dan Kebudayaan (Kadispendasbud) Mimika, Jenny O. Usmany. 

Pada pantauan pertama di SMP Negeri 4, terdapat dua siswa mengundurkan diri dan satu siswa tidak hadir tanpa keterangan. Selanjutnya terpantau ujian berjalan lancar dan tidak terdapat adanya laporan kebocoran soal maupun gangguan listrik bagi sekolah yang melaksanakan UNBK.  

“Ujian hari pertama berjalan lancar saja, walaupun ada siswa yang telah mengundurkan diri. Ini sudah jalan sesuai dengan yang diharapkan,” kata Bassang. 

Bassang juga menjelaskan bahwa sekolah yang melaksanakan UNBK di Mimika adalah yang paling sedikit. Meski demikian, hal itu tidak dapat dipaksakan untuk harus dan bisa melaksanakan UNBK.

“Kita paling sedikit peserta UNBK karena peralatan yang belum memadai jadi tidak perlu kita paksakan, karena hanya akan membebani siswa dan sekolah yang bersangkutan,” tambahnya.

Di tahun 2018 mendatang, kata Bassang, barulah sejumlah sekolah akan dapat melaksanakan UNBK, bahkan dari dinas pun optimis terkait hal itu.

Sementara Kepala SMP Negeri 4, Yulianus Pulung, mengatakan bahwa jumlah siswa yang terdaftar di sekolahnya mengikuti UN ada sebanyak 196 siswa, termasuk dua siswa yang mengundurkan diri karena memang sudah tidak aktif sejak semester awal. Sedangkan satu siswa yang ditemukan tidak hadir saat pelaksanaan UN, tanpa adanya keterangan maupun informasi yang jelas ke pihak sekolah.

“Ujiannya selama empat hari, mulai tanggal 2 - 4 dan hari terakhir akan dilanjutkan lagi tanggal 8 Mei 2017. Mata pelajaran yang di ujiankan adalah Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan IPA, dan ini pengawas silang yang ditempatkan,” tutur Yulianus. 

Dalam pelaksanaan ujian ini Kadispendasbud mengatakan hari pertama ini semuanya berjalan baik. Jika terdapat sesuatu yang masih kurang maka nantinya akan ada perubahan dan evaluasi. 

Bahkan disebutkan bahwa dana Block Grant atau dana bantuan pelaksanaan ujian sudah diberikan. Besaran dana itu untuk di kota masing-masing siswa sebesar Rp100 ribu, sedangkan di pedalaman sebesar Rp500 ribu. Selain itu terdapat anggaran dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk pelaksanaan ujian. (Anya Fatma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment