4 Tersangka Pembunuhan Luther Magal Dilimpahkan

Bagikan ke Google Plus
 AKP Dionisius Vox Dei Paron Helan
SAPA (TIMIKA) - Kasus pembunuhan terhadap seorang tokoh masyarakat bernama Luther Magal pada 1 April 2017 lalu, kini proses hukumnya telah memasuki tahap dua. Empat orang tersangka masing-masing IR, WS, HR dan LW telah dilimpahkan pihak penyidik Polres Mimika kepada pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Timika, Jumat (9/6).

“Sebelum dilimpahkan, para tersangka lakukan pemeriksaan kesehatan di Klinik Tribrata Polres Mimika. Hasilnya, semua tersangka dalam kondisi sehat,” kata Kapolres Mimika AKBP Victor Dean Mackbon, SH., SIK., MH., M.Si melalui Kasat Reskrim AKP Dionisius Vox Dei Paron Helan, SIK kepada wartawan, Jumat siang.

Keempat tersangka dalam kasus ini dijerat dengan Pasal 338 juncto Pasal 55 dengan subsider Pasal 170 KUHP. Keempat tersangka terancam dengan kurungan maksimal selama 15 tahun. Sementara dalam kasus ini juga satu orang pelaku lainnya masih berstatus dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Mimika.

Peristiwa pembunuhan almarhum Luther Magal pada 1 April 2017 terjadi disekitar kediamannya belakang Lapangan Jayanti - Sempan sekira pukul 03.30 WIT.  Atas kejadian itu dalam waktu singkat jajaran Polres Mimika berhasil membekuk para pelaku berkat adanya bantuan dari sejumlah tokoh masyarakat.

Kasus ini dilatarbelakangi hal sepele, dimana pada saat itu korban merasa terganggu dengan suaram music lalu mendatangi para pelaku yang sedang berpesta minuman beralkohol. Saat mendatangi para pelaku, korban menegur karena suara music yang diputar para pelaku terlampau keras, yang mana mengganggu waktu istirahat warga sekitarnya.

Ternyata kedatangan korban untuk menegur para pelaku malah ditanggapi lain, mereka tersinggung lalu menganiaya korban dengan cara memukul hingga menusuk korban menggunakan alat tajam. Akhirnya korban sempat menghindar dan menuju rumahnya dalam keadaan bersimbah darah. Tepat saat sampai di depan pintu samping rumahnya, korban menghembuskan nafas terakhir. (Markus Rahalus)
Bagikan ke Google Plus

0 komentar:

Post a Comment