Dharma Wanita Dishubkominfo Buka Puasa Bersama

Bagikan Bagikan
Ibu Susy Retob ketika menyerahkan bingkisan kepada undangan
SAPA (TIMIKA) - Dharma Wanita Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Mimika,  Jumat (16/6) menggelar Buka Puasa bersama sebagai simbol toleransi terhadap seluruh Pegawai Muslim dan keluarganya di lingkup Dishubkominfo.

Ketua Dharma Wanita Dishubkominfo, Susy Retob ketika diwawancara usai  kegiatan  mengakui, acar buka puasa bersama merupakan agenda khusus tahunan termasuk Natal bersama. Sebab dengan adanya momen hari raya besar keagamaan maka, kesempatan yang terbaik untuk saling bersilaturahmi.

"Memang pada bulan-bulan sebelumnya kita selalu bersama, tapi tidak begitu merasa kebersamaannya. Lagian dengan momen-momen seperti buka puasa bersama seperti ini bisa menghadirkan semua keluarga. Kalau selama ini Istri atau suami dari rekan kita tidak pernah ketemu, maka momen seperti ini bisa dijadikan sebagai jalinan untuk silaturahmi,"ungkapnya.

Sedangkan Kadishubkominfo, Jhon Retob ketika dalam  sambutannya dalam acara buka puasa bersama yang bertema, Menumbuhkan Rasa Kekeluargaan, Toleransi, Solidaritas dan Persatuan Dalam Keluarga Dishubkominfo tersebut mengatakan, dirinya sangat bangga dengan solidnya annggota Dharma Wanita Dishubkominfo dalam menyelenggarakan acara yang dinilai suci tersebut.

"Ini bulan yang suci yang penuh dengan berkah. Karena itu saya bangga ibu-ibu Dharma Wanita punya semangat yang luar biasa. Teruslah meningkatkan kebersamaan ini, "ujar Jhon.

Kata Jhon, banyak kegiatan yang telah dilakukan oleh Dharma Wanita dan semuanya sukses. Ia menambahkan, dari hal penting yang harus dimanfaatkan dalam momen kebersamaan adalah bisa saling mengenal satu sama lain. Selain itu buka puasa bersama juga bisa meningkatkan semangat toleransi dan kekeluargaan lingkup Dishubkominfo akan semakin bertambah.

Menurut Jhon, akhir-akhir ini sangat sering diberitakan adanya permusuhan antara sesama manusia di beberapa wilayah di Indonesia yang dikarenakan oleh adanya paham-paham yang menyimpang atau radikalisme. Dengan demikian, momen silaturahmi baik buka puasa bersama atau pun Natal bersama adalah merupakan kesempatan untuk saling berbagi dan menyatukan perbedaan.

"Kita harus saling berdampingan meski kita berbeda-beda. Nah selama ini kita tidak saling mengenal siapa istrinya siapa, atau siapa suaminya siapa. Intinya meski kita tidak setiap hari bersama, namun kita tetap sama karena jalinan silaturahmi,"ungkap Jhon.

Sementara itu, Ustadz Setiyono dalan tausiyahnya menjelaskan, manusia tidak akan bisa dikatakan baik jika bisa berguna bagi sesama melalui tingkah laku saling harga menghargai, paham-memahami serta tidak memandang perbedaan sebagai jarak pemisah. 

Menurut Ustadz Setiyono, niat Dharma Wanita atau Dishubkominfo pada umumnya sudah menjadi satu poin kebaikan yang bisa menyatukan perbedaan dan memperkuat sikap toleransi.

"Sebelum acara ini berlangsung, nilai kebaikan sudah ada ketika merencanakan acara buka puasa bersama ini. Di sini kita bisa saling mengenal satu dengan yang lainnya. Belum tentu di sini ada suami dan istri yang sekantor, pasti istrinya ada yang di dinas atau kantor lain. Tapi dengan adanya acara ini maka kita saling bertemu,"ungkap Ustadz Setiyono.

Ustadz Setiyono menambahkan, sikap toleransi dan jalinan kekeluargaan akan semakin erat dan kuat jika manusia bisa menghindarkan diri dari sifat iri,dengki,dendam dan amarah seperti sikap yang merasa senang melihat orang yang susah dan susah melihat orang yang senang.

"Hal-hal iri hati, dengki dan yang lainnya mulai kita biarkan dalam diri kita, maka toleransi tidak akan ada dan persaudaraan akan tidak terjalin baik. Sifat yang seperti itu ini diharapkan tidak terjadi disini,"ungkapnya.

Ustadz Setiyono mengharapkan, jalinan tali silaturahmi di lingkup Dishubkominfo tidak boleh dipatokan pada Bulan Ramadhan dan Natal, akan tetapi harus terus dilakukan setiap saat, sebab ketika silaturahmi terus atau rutin dilaksanakan, maka rasa kekeluargaan akan semakin erat sehingga perbedaanpun menjadi penghubung untuk terus bersatu dalam kedamaian.

"Insya Allah jika kita terus memupuk kebersamaan, maka pemahaman kita akan perbedaan bisa menjadi kekuatan untuk menyatukan. Saya bangga dengan semangat solidaritas Ibu-ibu Dharma Wanita Dishubkominfo,"ujarnya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment