Disnak Sidak Pasar dan Suplayer Daging Layak Konsumsi

Bagikan Bagikan
Sabelina Fitriani
SAPA (TIMIKA) – H- 7 perayaan Idul Fitri 1438 Hijriah, Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Mimika melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke sejumlah pasar dan ke semua suplayer daging. Hal ini dilakukan untuk melihat langsung serta menguji kelayakan daging sapi dan daging ayam yang dijual, agar menghindari peredaran daging tidak layak konsumsi.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan di Disnak Mimika, Drh. Sabelina Fitriani saat diwawancarai di Kantor Puspem, Jalan Cenderawasih, SP 3, Rabu (14/6) mengatakan sidak tersebut merupakan agenda rutin menjelang perayaan hari besar keagamaan. Namun terlepas dari hal tersebut juga pihaknya akan terus mengecek kelayakan peredaran daging.

“Sidak daging layak konsumsi, tidak saja dilakukan jelang hari raya Idul Fitri dan Natal, tetapi bulan-bulan biasa juga ada agenda sidak. Hal ini dilakukan mengingat peredaran daging yang tidak layak konsumsi, dan ini akan merugikan masyarakat selaku konsumen,” ungkap Sabelina. 

Kata Sabelina selama bulan Ramadhan ini, tercatat ada 10 hingga 12 suplaiyer daging yang ada di Timika, yang telah menerima rekomendasi dari Disnak untuk menambah stok suplay daging. Sehingga bisa mencukupi kebutuhan warga di Mimika dan kabupaten tetangga lainnya. 

"Kalau untuk para suplayer semuanya sudah ada rekomendasi sebagai ijin dari Pemkab, melalui Disnak. Tapi tetap ada pengawasan dari kami, karena takut ada yang bermain kotor,"ungkapnya.

Kata dia, setiap suplaiyer yang menerima rekomendasi harus memenuhi beberapa persyaratan seperti, daging yang akan dimasukan ke Timika bebas dari flu burung, mengantongi surat kesehatan dari Disnak asal dan surat karantina pertanian.

Meski demikian menurut Sabelina, selain suplayer yang telah mendapatkan rekomendasi tersebut, masih banyak beberapa suplaiyer yang belum mengantongi rekomendasi untuk memasok daging ke Timika. 

"Nanti kita akan agendakan khusus kapan sidak terkait ijin para suplayer. Yang ada rekomendasi itu baru 10 hingga 12 saja tetapi masih ada yang belum melapor ke kami. Padahal hal tersebut harus disampaikan kepada Disnak sehingga dapat dikontrol agar bisa dikontrol,"tuturnya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment