Dispendasbud Target Banyak Sekolah Terapkan K-13

Bagikan Bagikan
Ilustrasi
SAPA (TIMIKA) – Menjelang tahun ajaran baru 2017/2018, Dinas Pendidikan Dasar dan kebudayaan (Dispendasbud) Kabupaten Mimika menargetkan penerapan Kurikulum 2013 (K-13) bagi 28 Sekolah Dasar (SD) dan 18 Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Mimika.

Kepala Seksi Kurikulum Dispendasbud Mimika, Manto Ginting, mengatakan pada tahun sebelumnya sudah ada tujuh SMP dan 50-an SD yang menerapkan K-13. Tahun ajaran baru nanti Ia mengharapkan harus lebih banyak lagi sekolah yang menerapkan K-13.

“Untuk SMP tinggal sekitar 20 sekolah saja, sedangkan SD masih ada 100 lebih yang belum terapkan K-13, khususnya sekolah-sekolah kecil dan yang ada di pedalaman,” kata MAnto saat dihubungi Senin (5/6).

Ia menjelaskan, Dispendasbud Mimika telah meminta sekolah-sekolah yang belum menerapkan K-13 agar bisa menerapkan K-13. Namun, hal itu dinilai gagal lantaran para guru belum dipersiapkan. 

Sementara untuk sekolah yang telah menerapkan K-13 merupakan sekolah yang para gurunya telah mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) K-13, sehingga surat keputusannya (SK) akan diserahkan setelah mengukuti Bimtek K-13.

Untuk mendukung penerapan K-13 di Kabupaten Mimika, pihaknya mengagendakan pada pekan kedua bulan Juni, Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Papua (LPMP) akan melaksanakan pelatihan bagi guru-guru SD dan SMP se-Papua, termasuk di Kabupaten Mimika.

“Nanti kita sertakan guru-guru dari sekolah yang belum K-13 untuk ikut Bimtek yang akan dilakukan oleh LPMP,” katanya.

Selain Bimtek, pihaknya akan mengagendakan pengadaan buku pelajaran untuk pegangan guru dan siswa pada tahun ini, khusus untuk sekolah negeri. Menurutnya buku-buku tersebut akan dipakai sebagai acuan bagi para guru dalam meningkatkan mutu dan mengasah kreativitas kinerja para guru maupun siswa.

“Kita belum pastikan jumlahnya berapa, tapi kami sudah mengagendakannya. Memang kita butuh adanya mutu khusus para guru dan kreativitas dari para siswa sendiri. Itu makanya kita agendakan pengadaan buku,” ungkap Manto. (Acik Nasma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment