Distakot akan Perbaikan Kerusakan Pagar Tugu Perdamaian

Bagikan Bagikan
Bundaran Timika Indah Yang Rusak Akibat ditabrak Mobil
SAPA (TIMIKA) - Kepala Dinas Tata Kota (Distakot) Kabupaten Mimika, Petrus Lewa Koten mengakui, kerusakan pagar Tugu Perdamaian Timika Indah  akibat ditabrak mobil, pada Selasa (20/6) merupakan tanggung jawab dinasnya untuk memperbaikinya. 

Saat diwawancarai di ruang kerjanya, Rabu (21/6) Petrus mengatakan, pihaknya sudah memantau langsung kerusakan pagar pada tugu yang menjadi ikon Kota Timika tersebut. Namun dirinya mengakui belum bisa memastikan waktunya kapan untuk dilakukan perbaikan.

"Itu memang tugas  kami di Distakot untuk melakukan pembenahan, tapi kita tidak bisa akui apakah itu akan diatasi secepatnya atau pun dalam waktu yang lama. Kami harus koorsinasi dengan yang membidangi itu supaya bisa lebih pasti seperti apa yang nanti akan mereka lakukan. Saya juga baru hari ini (kemarin-red) menjabat jadi belum bisa perintahkan secepatnya,"tuturnya.

Dijelaskan, Tugu Perdamaian tersebut merupakan salah satu pusat perhatian baik bagi masyarakat Mimika ataupun masyarakat dari luar Timika, karena memiliki nilai penting dan juga didirikan pada tempat strategi , sehingga sering dijadikan latar untuk berfoto.

Diakui, tugu tersebutpun sering dijadikan tempat untuk berkumpul dalam melakukan aksi perdamaian, sehingga taman jalan di ruas jalan  tersebut  akan diperhatikan secara serius sehingga tidak terjadi kerusakan saat adanya aksi atau pun yang lainnya.

"Kita juga bisa pahami yang namanya tempat begitu pasti jadi obyek khusus. Tugu itu sama saja dengan bundaran Jogja titik nol di Jogya, tapi bedanya di sana tidak ditanami bunga karena menghindari kerusakan saat adanya aksi masyarakat,"tuturnya.

Kata dia, untuk selanjutnya Distakot akan mempertimbangkan penataan pada taman jalan di jalan Belibis khususnya di dekat bundaran tugu tersebut.

"Untuk di sekitar tugu itu memang sangat percuma kalau ditanami bunga, karena di situ tempat khusus untuk masyarakat lakukan aksi demo atau damai. Nanti kita akan pertimbangkan untuk bangun pagar atau hanya dipasang dengan semacam semen biasa saja,"ungkapnya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment