Distrik Kuala Kencana Prioritaskan Kesehatan dan Pendidikan

Bagikan ke Google Plus
Everth L Hindom
SAPA (TIMIKA) - Kepala Distrik Kuala Kencana, Evereth L Hindom mengatakan, pada Musyawarah Rencana Pembangunan Daerah (Musrenbangda) bulan lalu, pihaknya telah mengusulkan dua program prioritas yang harus dikerjakan di 2018, yakni program di bidang kesehatan dan pendidikan.

"Kami sudah usulkan dua program penting itu. Mudah-mudahan 2018 bisa terealisasi supaya pelayanan bisa 24 jam, " ujarnya saat diwawancarai di ruang kerjanya, Rabu (31/5).

Diakui Everth, di bidang kesehatan tahun ini telah dibangun Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Dan sebagai pendukung, di 2018 akan dibangun tempat tinggal atau rumah dinas untuk para pegawai kesehatan. Sehingga para petugas kesehatan tersebut bisa memberikan pelayanan 24 jam kepada masyarakat yang membutuhkan pelayanan.

“Kalau sekarang petugas Puskesmas harus tinggal jauh, itu makanya tidak bisa melayani 24 jam. Karenanya, di 2018 nanti kami usulkan pembangunan rumah dinas,”tuturnya.

Kata dia, sementara untuk pendidikan, pengembangannya sangat dibutuhkan masyarakat. Dimana Distrik Kuala Kencana ini membawahi delapan kampung. Sehingga diharapkan ada sekolah yang bisa menampung anak-anak ini. Hal ini dikarenakan, selama ini anak-anak dari delapan kampung tersebut harus mencari sekolah yang jauh. 

Lanjutnya, di Distrik Kuala Keencana masih sangat kekurangan sekolah, terutama di jenjang menengah ke atas.

"Kasihan sekarang tidak ada SMA/SMK, seperti di SP 12 dan SP 13. Padahal itu jauh sekali kalau harus ke Timika. Pokoknya 2018 di Utikini atau Bhintuka harus ada SMA atau SMK," ujarnya.

Ia menambahkan, program fisik dan prasarana lain seperti pengerjaan jalan-jalan kampung juga akan di kerjakan lagi. Namun memang di program kesehatan dan pendidikan yang akan menjadi fokus utama.

"Memang kita akan kerjakan program yang lain juga. Tapi pendidikan dan kesehatan itu diutamakan," katanya.

Ia mengatakan, kedua program tersebut juga merupakan usulan dari setiap kampung. Dengan demikian dirinya berharap usulan tersebut bisa terealisasi, agar selanjutnya akan disusul dengan program-program pembangunan lain dan pemberdayaan masyarakat khususnya generasi muda.

"Kalau 2018 dua program itu bisa berjalan, berarti tahun berikutnya atau di sisa t 2018 pun bisa kerjakan yang lain,"ungkapnya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus

0 komentar:

Post a Comment