DPU Mimika Kelola Rp450 Miliar

Bagikan Bagikan
Ilustrasi
SAPA (TIMIKA) -  Dengan telah ditetapkannya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Induk Kabupaten Mimika 2017 sebesar Rp2,9 Triliun, dan mengalokasikan sebesar Rp450 Miliar untuk dikelola oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dalam pembangunan infrastruktur di wilayah Mimika, maka Kadis PU, Robert Mamiyaut mengakui, pihaknya akan menyesuaikan anggaran tersebut dengan keadaan lapangan, sebab secara pasti sebagian dari anggaran tersebut akan dipakai untuk membayar semua pekerjaan yang selama ini telah dikerjakan.

Robert ketika diwawancarai usai menghadiri acara pelantikan Pejabat Eselon II, III dan IV lingkup Pemkab Mimika,  di Graha Eme Neme Yauware (ENY), Senin (19/6) mengakui, selama ini banyak pekerjaan pengerukan sungai yang meluap dan menyebabkan terjadinya banjir. Dengan demikian, dari anggaran tersebut harus menutupi biaya pengerjaan pengerukan atau normalisasi sungai tersebut.

“Yang jelas sebelum kita lakukan pembayaran, kita harus bisa menyesuaikan dengan keadaan real di lapangan, termasuk pengerukan sungai yang selama ini menyebabkan banjir,” ungkapnya.

Dijelaskan, selain itu, hal yang harus dilanjutkan dalam pengerjaan Jalan Cenderwasih dari titik batas yang telah diselesaikan dalam tahapan pertama. Akan tetapi dirinya belum bisa memastikan seberapa panjang atau jauh tempuh pekerjaan yang kelak akan dilakukan. Sebab menurut dia, jika proses pekerjaan bisa berjalan lancer, maka pekerjaan pun akan lancar.

Ia menambahkan untuk pengerjaan Jalan Cenderawasih, jika harus memasang box culvert disepanjang drainase yang akan dibangun, maka nilainya akan cukup besar. Dimana jika diperhitungkan untuk pemasangan box culvert untuk satu meter nilainya hingga lima belas jutaan, maka jika satu kilo akan memakan belasan miliar.

“Yang jelas untuk Jalan Cenderawasih itu sudah ada contohnya yang sudah jadi yaitu, dari depan lampu merah tiga raja hingga lewat Gelael. Yang namanya pekerjaan itu tidak bisa kita menilai dari besaran anggarannya saja,” tuturnya. 

Kata dia, selain kelanjutan pengerjaan Jalan Cenderawasih, pihaknya akan menyelesaikan pekerjaan Jalan Hasanuddin termasuk hotmix. Diakuinya, sejak awal yang dikerjakan di ruas Jalan Hasanuddin adalah pengerjaan drainase, namun untuk tahun ini pengaspalannya (Hotmix) akan dikerjakan secara perlahan.

Ia menambahkan, dengan anggaran yang ada pihaknya akan menuntaskan salah satu sisi yang selama ini selesai dipasangkan box culvert, sehingga selanjutnya jika ada dana lebih akan dilanjutkan sisi yang lainnya dan pengaspalan.

“Yang jelas kalau ada sisa dari pembayaran Box dan penimbunan yang sudah dikerjakan kemarin itu, berarti kita akan perhitungkan untuk sisi sebelah kanan kalau kita datang dari arah Pasar Sentral,”ungkapnya.

Sedangkan untuk pembangunan jembatan kali selamat datang, diakuinya telah masuk dalam tahap perencanaan agar bisa dibangun pada anggaran tahun berikutnya.

Robert menambahkan, untuk proyek air bersih pihaknya sudah melakukan koordinasi lanjutan bersama PT Freeport. Dimana pihaknya telah menginstruksikan kepada kontraktor untuk bisa memastikan kekuatan tekanan air tersebut, agar bisa memastikan kekuatan penyaluran air ke semua perumahan warga di seluruh wilayah.

“Proyek air bersih itu masih banyak yang harus dimatangkan, karena untuk mengalirkan air ke seluruh wilayah Kota Timika itu butuh pembangunan penampung disetiap titik termasuk menara,”ujarnya.(Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment